Kamis, 30 Oktober 2014

Pohon Natal Gereja St. Theresia terbuat dari sampah

| 4.175 Views
id pohon natal, pohon natal daur ulang, gereja St. Theresia, gereja santa theresia menteng, hari natal, perayaan natal,
Pohon Natal Gereja St. Theresia terbuat dari sampah
Ilustrasi--Pohon Natal terbuat dari bahan sampah daur ulang yang pernah dibuat di sebuah gereja di Malang, Jawa Timur. (ANTARA/ARI BOWO SUCIPTO)
Jakarta (ANTARA News) - Gereja St Theresia Jakarta menjadikan cinta keluarga dan cinta lingkungan sebagai tema Natal 2012. Hal ini terlihat dari pohon dan kandang Natal yang terbuat dari sampah yang didaur ulang.

"Bahan bekasnya kita kumpulkan dari warga jemaat," kata Kevin salah satu pendekor pohon dan kandang Natal dari bahan daur ulang di Jakarta, Senin.

Bahan-bahan yang dikumpulkan yaitu botol dan gelas air mineral, kardus dan styrofoam serta kertas.

Tim pendekar adalah anak-anak muda Khatolik yang berjumlah 10 orang, mereka mengerjakan pohon Natal dan kandang Natal selama tiga minggu.

Pohon Natal yang mereka namakan pohon Natal tangan doa dan harapan dibuat setinggi sekitar 3,5 meter dengan rangka dari bambu yang ditempel kertas berbentuk telapak tangan warna-warni.

Sedangkan hiasannya terbuat dari botol kemasan plastik yang cat aneka warna dan semarakkan lampu warna-warni.

Sementara kandang Natal terbuat dari berbagai materi bekas seperti gelas kemasan plastik air mineral, ilalang hijau, batu-batuan terbuat dari botol kemasan plastik air mineral.

Ukiran belakang kandang dibentuk dari kardus bekas, begitu juga dengan pagar yang membatasi kandang. Mereka juga menggunakan sabut cuci piring sebagai rumput-rumputan kasar dan rumput-rumputan kecil bergerigi dibuat dari hiasan makanan.

Pipa bekas dan plastik meja makan mereka manfaatkan untuk aliran air mancur sedangkan jerami palungan Yesus menggunakan potongan kardus bekas. Daun kelapa kering juga mereka manfaatkan untuk atap kandang.

"Ini baru pertama kali kita lakukan dan seluruhnya hasil kreatifitas kita bersama sebagai bukti dapat mengubah sampah menjadi berkah," ujar Kevin.

Gereja St Theresia Jakarta dalam misa Natal 2012, mengajak para jemaatnya untuk mencintai lingkungan lewat tema Cinta Keluarga dan Cinta Bumi.

Ketua panitia Paula Hartanus mengatakan, tema tersebut sengaja diambil untuk Natal kali ini karena keprihatinan akan kondisi bumi yang semakin buruk akibat dampak perubahan iklim.
(D016/R007)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga