Sabtu, 1 November 2014

PT Pos Indonesia siap salurkan BLSM

| 1.908 Views
id harga bbm, kenaikan harga bbm. persiapan penyaluran BLSM, PT Pos Indonesia
PT Pos Indonesia siap salurkan BLSM
Kartu Perlindungan Sosial Petugas PT Pos Indonesia memperlihatkan sejumlah amplop surat berisi Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang telah siap untuk dikirimkan kepada warga yang berhak menerimanya, di ruang Mail Processing Centre (MPC) PT Pos Indonesia Semarang, Jateng, Selasa (11/6). Pemerintah membagikan KPS kepada warga yang akan digunakan untuk pengambilan jatah beras bulanan dalam program Beras Miskin (Raskin) di 12 kota dengan sasaran sebanyak 15,5 juta rumah tangga sasaran (RTS) dan akan akan didistribusikan hingga akhir bulan ini. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo) ()
Kami berharap 80 persen pengambilan BLSM bisa dilakukan di kelurahan atau komunitas dan sisanya 20 persen diambil di kantor pos.
Magelang (ANTARA News) - PT Pos Indonesia (Persero) area VI Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta siap menyalurkan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi atas kenaikan harga bahan bakar minyak yang telah mendapat persetujuan dari DPR RI.

Kepala Area Ritel dan Properti PT Pos Indonesia area VI Jateng-DIY, Hari Purnama di Magelang, Jawa Tengah, Rabu mengatakan jumlah penerima BLSM di wialayah Jateng-DIY mencapai 2.770.548 rumah tangga sasaran.

Ia mengatakan hal tersebut pada rapat kerja PT Pos Indonesia (Persero ) area VI Jateng-DIY di Hotel Oxalis, Kota Magelang.

Dijelaskannya bahwa sejak 7 Juni 2013 telah memberikan kartu perlindungan sosial (KPS) bagi para penerima BLSM dan telah tersalur 50 persen lebih. KPS di wilayah Semarang sudah tersalurkan semuanya.

Penyaluran BLSM tahap pertama, katanya, akan dimulai pada 22 Juni 2013 di Kota Semarang, Solo, dan Yogyakarta. Sedangkan daerah lainnya akan disalurkan mulai awal Juli 2013.

Menurut dia, para penerima BLSM bisa mencairkan di kantor pos dan di kantor kelurahan setempat atau komunitas masyarakat, tergantung situasi dan kondisi di daerah masing-masing.

"Kami berharap 80 persen pengambilan BLSM bisa dilakukan di kelurahan atau komunitas dan sisanya 20 persen diambil di kantor pos," katanya.

Ia menjelaskan, pencairan BLSM tidak hanya dilakukan di kantor pos untuk mengurangi kepadatan atau antrean panjang di kantor pos. BLSM tidak akan hangus meskipun diambil tidak sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga