Brussels (ANTARA News) - Uni Eropa (UE) akan mengambil tindakan menghadapi wabah baru flu unggas yang telah menyebar di beberapa negara anggota, kata juru bicara Komisi Eropa (EC), Senin.

Wabah baru flu unggas, yang diberi nama H5N8 dapat menyebar dengan cepat, dideteksi di satu peternakan di Belanda pada Minggu  (16/11). Akibatnya, 150.000 ayam petelur dimusnahkan dan peternakan tersebut diberi desinfektan.

Peristiwa serupa dilaporkan di Inggris, yang mengakibatkan 6.000 bebek mati, demikian laporan Xinhua. Langkah pemetaan perlindungan telah dilakukan bagi kedua kasus itu sehingga unggas tersebut tidak akan menulari populasi unggas lain di daerah itu, kata juru bicara EC tersebut.

Juru bicara mengatakan wilayah yang tertular telah mengikuti semua protokol dan memuji tindakan yang dilakukan oleh Inggris serta Belanda untuk memerangi flu unggas tersebut. Virus itu juga dideteksi awal November di Jerman.

Sebelum melakukan tindakan, Komisi tersebut dijadwalkan mengkaji semua kasus itu lagi pada Kamis, kata juru bicara tersebut.

(Uu.C003)

Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2014