Bandung (ANTARA News) - Atraksi seni pencak ular memeriahkan karnaval peringatan kemerdekaan Indonesia di Lapangan Jati, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu.

Anak-anak hingga orang dewasa dari Samarang menampilkan atraksi pencak itu sambil membawa ular dengan berbagai ukuran.

Di antara penampil ada seorang anak bernama Budi, yang menari sambil membawa ular lingas (Ptyas korros) warna hitam keabu-abuan.

"Saya dari Kampung Pajagan, kami sering bermain dengan ular," kata siswa Sekolah Dasar itu.

Ada pula yang membawa ular sanca (Malayopython reticulatus) yang panjangnya antara dua sampai tiga meter.

Meski sebagian besar penonton senang melihat atraksi itu, ada beberapa yang berteriak karena takut didekati ular.

"Unik saja, banyak anak-anak bawa ular terus nari-nari," kata Nani, salah satu penonton.

Di samping pencak ular, peserta karnaval juga menampilkan replika mobil perang, perahu, dan burung Garuda dan orang-orang berkostum menyeramkan dan lucu.


Pewarta: Feri Purnama
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2016