Senin, 24 April 2017

MPR selenggarakan Empat Pilar dan Maulid Nabi

| 7.610 Views
id empat pilar mpr, wakil ketua mpr, Hidayat Nur Wahid
MPR selenggarakan Empat Pilar dan Maulid Nabi
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (MPR)
Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyampaikan sosialisasi Empat Pilar sekaligus ceramah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di hadapan sekitar 200 angota Ormas Islam di Gedung Al Markaz, Tambun Bekasi, Jabar, Senin.

"Inilah cara kami (MPR RI) mendekatkan UUD NRI Tahun 1945 dengan masyarakat yang sangat beragam," kata Hidayat Nur Wahid seperti dikutip Humas MPR RI melalui siaran persnya.

Sosialiasi Empat Pilar tersebut dilaksanakan atas kerja sama MPR RI dengan Ormas Persatuan Umat Islam (PUI) cabang Kabupaten Bekasi.

Menurut Hidayat, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersmaan dengan sosialisasi Empat Pilar, jarang sekali dilakukan, sehingga dapat disebut sebagai momentum bersejarah.

Pernyataan Hidayat Nur Wahid tersebut disambut takbir "Allahu Akbar" oleh para peserta sosialisasi.

Hidayat menjelaskan, MPR sudah terbiasa melaksanakan sosialisasi Empat Pilar kepada banyak lembaga dan organisasi, dengan berbagai metode di seluruh Indonesia, dan hari ini kepada PUI Kabupaten Bekasi.

Politisi Senior PKS ini mengingatkan, konstitusi dan UU mengamanahkan MPR RI melakukan sosialisasi Empat Pilar.

Namun, karena keterbatasan anggota MPR RI, yakni 692 orang, sehingga sosialisasi Empat Pilar masih belum maksimal.

"Anggota MPR RI adalah gabungan anggota DPR dan DPD, yang juga memiliki tugas masing-masing," katanya.

Menurut Hidayat, sejak awal periode 2014-2019, pimpinan MPR meminta pada Pemerintah agar ikut mengambil peran maksimal untuk mensosialisasikan Empat Pilar seperti pada era Orde Baru dengan model P-4, tapi sistemnya harus reformis dan efektif.

Sebenarnya, kata Hidayat, sudah ada respon dari Pemerintah, tapi sampai hari ini belum ada realisasinya.

"MPR RI akan terus melaksanakan sosialisasi Empat Pilar sesuai dengan amanah UU," katanya.


Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga