Kamis, 24 Agustus 2017

Huawei Indonesia gandeng tujuh perguruan tinggi

| 33.940 Views
Huawei Indonesia gandeng tujuh perguruan tinggi
Penandatangan nota kesepahaman Program SmartGen dari PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia) dengan tujuh perguruan tinggi di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Senin (27/3/2017). (ANTARA News/HO)
Jakarta (ANTARA News) - PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia) meluncurkan program SmartGen sebagai inisiatif untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa Indonesia mempelajari subyek Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan menggandeng tujuh perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Ketujuh perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Telkom, Universitas Diponegoro, Universtias Padjadjaran dan Institut Teknologi Sepuluh November.

Peluncuran tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Huawei Indonesia dengan para rektor ketujuh perguruan tinggi di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Senin.

Menurut keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin, peluncuran tersebut disaksikan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Sekretaris Jendera Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Ainun Na'im, Duta Besar Republik Rakyat China untuk Indonesia Xie Feng dan CEO Huawei Indonesia Liu Haosheng.

"Huawei percaya bahwa perkembangan teknologi suatu negara bergantung pada SDM yang berkualitas tinggi, kami percaya akan pentingnya transfer ilmu pengetahuan lewat pelatihan untuk melahirkan generasi muda Indonesia yang menjanjikan," kata CEO Huawei, Liu Haosheng.

"Lewat Program SmartGen, generasi muda dapat memiliki akses terhadap teknologi TIK terbaru dan menjadi kekuatan untuk mengembangkan ekonomi digital Indonesia dan meningkatkan daya saing Indonesia di masa depan," ujarnya menambahkan.

Sementara itu Sekjen Kemristek-Dikti mengaku menyambut baik program SmartGen yang dapat menambah pengetahuan dan informasi di bidang TIK.

"Program transfer pengetahuan yang ada di industri diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM di perguruan tinggi," kata Ainun Na'im.

Lima kegiatan
Program SmartGen menjadi jembatan antara pengetahuan mahasiswa dengan kebutuhan industri TIK yang diejawantahkan dalam lima kegiatan yakni Tech Day, Huawei Experience Day, Smart Campus Consultancy, Seeds for the Future dan Student Internships.

Lewat kegiatan Tech Day, Huawei melakukan kunjungan bagi perguruan tinggi mitra untuk berbagi pengetahuan mengenai teknologi terkini di industri TIK.

Kegiatan Huawei Experience Day menawarkan pengalaman dalam menggunakan teknologi TIK milik Huawei dengan mengundang para mahasiswa perguruan tinggi mitra untuk mengunjungi Pusat Inovasi Solusi dan Integrasi Pengalaman Pengguna (CSIC) Huawei di Jakarta agar bertemu dan belajar langsung dari para tenaga ahli Huawei.

Selanjutnya kegiatan Smart Campus Consultancy akan membantu perguruan tinggi mitra untuk mengembangkan inisiatif Smart Campus dengan dukungan dari tenaga ahli Huawei.

Pada kegiatan Seeds for the Future, Huawei memberikan pelatihan selama dua pekan bagi para mahasiswa terpilih dari perguruan tinggi mitra untuk belajar dan mendapatkan pengalaman bekerja di Kantor Pusat Huawei agar mengetahui lebih dalam mengenai kerja lintas-budaya di lingkungan perusahaan global di Beijing dan Shenzhen, China.

Sedangkan kegiatan Student Internships menawarkan kesempatan memperoleh pengalaman bagi mahasiswa perguruan tinggi mitra untuk memasuki dunia kerja dengan magang dan mendapatkan kesempatan dilatih dan dibina secara langsung oleh tenaga profesional Huawei.

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar Pembaca
Baca Juga