London (ANTARA News) - Manchester City memiliki bakat untuk bersaing pada semua kompetisi jika mereka memangkas kesalahan-kesalahan lini belakang musim depan, kata pemain sayap Raheem Sterling.

Manajer Pep Guardiola mengakhiri musim debutnya tanpa raihan trofi sama sekali, ketika City finis di peringkat ketiga di liga setelah pertahanan yang rapuh membuat mereka kehilangan angka-angka penting untuk mengakhiri harapan meraih gelar liga.

Perjalanan mereka di Liga Champions diganggu masalah-masalah serupa ketika City gagal melindungi keunggulan dua gol saat melawan tim Prancis AS Monaco dan tersingkir dari putaran 16 besar, namun Sterling masih berharap untuk masa yang akan datang.

"Dengan tim, para pemain dan manajer yang kami miliki, ini terlihat bagus untuk masa yang akan datang," kata Sterling kepada situs resmi klub (www.mancity.com).

"Kami adalah tim yang dapat menghukum tim-tim (lain). Kami perlu untuk bertahan dengan lebih baik sebagai satu unit -- tidak membiarkan kemasukan banyak gol mudah. Itulah yang merugikan kami -- kesalahan-kesalahan kami sendiri dan kesalahan-kesalahan kolektif di lapangan."

"Saat kami menjadi lebih bijak ala jalanan, kami akan menjadi kekuatan nyata."

Pemain internasional Inggris berusia 22 tahun itu mencetak sepuluh gol di semua kompetisi musim lalu, dan meyakini bahwa Guardiola dapat membantu dirinya berkembang lebih lanjut.

"Ia memiliki pengaruh masif untuk semua orang," kata Sterling.

"Ia selalu dapat memberi masukan kepada semua orang dan untuk pemain seperti saya, merupakan hal hebat untuk belajar dari seseorang seperti itu."

"Ia mengatakan kepada saya untuk menjadi diri sendiri dan mengekspresikan diri sendiri. Ia mengatakan kemampuan alami saya akan selalu muncul saat saya melakukannya. Merupakan suatu kehormatan untuk bekerja di bawah dirinya," kata Sterling dilaporkan Reuters.

(H-RF)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2017