Dishub Jakarta berlakukan Rabu tanpa kendaraan pribadi

Dishub Jakarta berlakukan Rabu tanpa kendaraan pribadi

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019). (Antara/Livia Kristianti)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya memberlakukan aturan tanpa kendaraan pribadi untuk seluruh petugas dan pegawai lingkup Dinas Perhubungan setiap pekan di hari Rabu.

“Bentuknya Instruksi Kepala Dinas Perhubungan sebagai dukungan untuk Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2019 tentang pengendalian kualitas udara,” kata Syafrin dihubungi di Jakarta, Senin.

Syafrin menjelaskan tujuh poin dalam instruksi gubernur tersebut, Dinas perhubungan paling banyak mendapatkan peran untuk pengendalian kualitas udara dengan sejumlah tugas pokok dan fungsi diantaranya pembatasan usia kendaraan, perluasan kawasan ganjil-genap, uji emisi kendaraan, pengenaan tarif parkir yang tinggi hingga integrasi kendaraan umum.

“Saya menginstruksikan untuk seluruh petugas dan pegawai Dinas Perhubungan menggunakan angkutan umum hari Rabu,” ujar Syafrin.

Syafrin menegaskan kebijakan tanpa kendaraan pribadi di hari Rabu itu sebagai contoh Dinas Perhubungan kepada masyarakat.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Senin, 9 September 2019 mulai memberlakukan penerapan aturan pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil-genap untuk kendaraan bermotor roda empat pada 25 ruas jalan di Provinsi DKI Jakarta.

Waktu pemberlakuan dimulai pagi hari pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB, kemudian sore hari pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Ruas jalan itu yakni Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Majapahit, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH. Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Panglima Polim.

Baca juga: Dishub DKI ajak masyarakat gunakan transportasi nonpolusi

Kemudian Jalan Fatmawati (mulai dari simpang Jalan Ketimun 1 sampai simpang Jalan TB Simatupang), Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Kyai Caringin, Jalan Tomang Raya, Jalan S. Parman (mulai dari Simpang Jalan Tomang Raya sampai Simpang Jalan KS Tubun).

Selanjutnya Jalan Gatot Subroto, Jalan M.T Haryono, Jalan H.R Rasuna Said, Jalan D.I Panjaitan, Jalan Jenderal A. Yani (mulai dari Simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai Simpang Jalan Bekasi Timur Raya).

Berikutnya, Jalan Pramuka, Jalan Selemba Raya Sisi Barat, Jalan Salemba Raya Sisi Timur, Jalan Kramat Raya, Jalan Stasiun Senen dan Jalan Gunung Sahari.

Pewarta: Fauzi
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Atasi kemacetan dan perbaiki kualitas udara Jakarta

Komentar