Magelang (ANTARA News) - Calon Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, mengubah jadwal memberikan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng, Minggu (22/6), dari rencana antara pukul 10.00 hingga 11.00 WIB menjadi sekitar pukul 08.30 WIB karena mengikuti suara hati. "Semua memakai feelings, hati, maaf karena semua ini memakai hati," katanya di Magelang, Minggu. Bibit yang berpasangan dengan calon wakil gubernur, Rustriningsih, yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu memberikan suaranya di TPS 15 kompleks Perumda Cacaban, Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, di kawasan pinggir Kali Progo. Ia datang ke TPS mengenakan baju lengan panjang warna putih dan celana panjang warna hitam antara lain bersama istrinya, Sri Suharti, dan putri bungsunya, Rini Tri Utami. Putri sulungnya, Sri Lestari Kurniawati, katanya, menuju ke TPS yang sama setelah dirinya tiba di rumah lagi di kawasan Kelurahan Cacaban itu sekitar pukul 09.00 WIB. Putri keduanya, Dian Handayani, katanya, masih berada di Jakarta, tetapi diharapkan sudah tiba di Kota Magelang sebelum waktu pemilihan suara berakhir pada pukul 13.00 WIB, sehingga bisa tetap memberikan suaranya. "Kalau terlambat tiba Magelang diganti dengan doa, karena pesawatnya pukul 11.00 WIB tetapi cancel," kata Bibit Waluyo yang juga mantan Panglima Kodam IV Diponegoro itu. Ia mengatakan, sekitar 50 warga sekitar rumahnya dengan sejumlah orang penabuh rebana mengiring diri dan keluarnya menuju TPS. Ia mengaku kaget karena perjalanannya ke TPS secara khusus diiringi masyarakat sekitar rumahnya. "Saya tidak mengkondisikan, tetapi itu dari masyarakat, saya sempat kaget, saya semula maunya melangkah sendiri bersama istri dan anak," katanya. Ia menyatakan telah melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik dengan memberikan suaranya pada pilgub tersebut. Pilgub Jateng diikuti lima pasangan kandidat yakni Bambang Sadono-Muhammad Adnan, Agus Suyitno-Abdul Kholiq Arief, Sukawi Sutarip- Sudharto, Bibit Waluyo-Rustriningsih, dan Muhammad Tamzil-Abdul Rozaq Rais. Secara khusus sebagai salah satu kandidat, katanya, dirinya telah melaksanakan peran politik untuk melaksanakan pemilihan bagi dirinya sendiri. "Harapan saya, berhasil maksimal menjadi gubernur berpasangan dengan Ibu Rustriningsih (Bupati Kebumen, red), saya optimis terpilih," katanya. Setelah memberikan suara di TPS-nya, katanya, dirinya akan berdiam di rumah sambil memonitor perkembangan pemilihan di seluruh Jateng melalui televisi. "Saya monitor dari televisi, saya dengarkan saja, kalau ke TPS-TPS, keliling, nanti dengan secara tidak langsung dikira memengaruhi. Kawan-kawan lain (kandidat lainnya,red) diharapkan juga demikian, supaya pelaksanaan pemilihan berjalan aman, lancar, dan tertib," kata Bibit Waluyo. (*)

Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2008