Boyolali (ANTARA News) - Sebelum terkena musibah jatuhnya pesawat Cassa N212-200 milik TNI Angkatan Udara (AU), Lettu Tek Bambang Trianto (47), memberikan pesan terakhir melalui telepon genggamnya. "Bapak sempat memberi pesan terakhir melalui telepon genggamnya pada Minggu (22/6)," kata Kopral Udara Karbol, Galang MC, anak pertama almarhum Lettu Tek Bambang Trianto, di Desa Sobokerto, Boyolali, Sabtu. "Saat saya menghubungi melalui telepon genggam, bapak mengatakan kalau kondisinya sehat-sehat," kata Galang yang kelihatan sedih saat menirukan suara bapaknya. Almarhum juga mengatakan kepada dirinya yang masih menjalani pendidikan taruna angkatan udara, namanya pendidikan militer itu sebagai proses untuk menjadi perwira yang tangguh di medan tugas. "Bapak di sini tak akan lama, bapak di sini cuma mengantar kamu sampai berhasil. Kamu menjadi gantinya. Bapak pingin adik bisa lebih baik dari bapak," kata Galang yang masih menjalani pendidikan dasar Karbol di Akmil Magelang. Dirinya tidak punya firasat apa-apa dan dirinya juga tidak menyangka kalau suara itu yang terakhir didengarnya, sehingga dirinya tidak akan lupa pesan bapaknya itu. Menurut dia, setelah menghubungi melalui telepon bapaknya Lettu Tek Bambang Trianto pada hari Minggu (22/6), saat dirinya sedang melakukan pesiar dan tidak ada kontak lagi dengan almarhum. Setelah itu, dirinya pada hari Kamis (26/6) malam, diberi informasi dari pengasuhnya di Akmil Magelang, bahwa bapaknya sebagai teknisi mesin di Laknud Abdul Rahmansaleh Malang, adalah salah satu awak pesawat Cassa yang hilang saat bertugas pemotretan udara di Bogor. Menurut Galang, figur Lettu Tek Bambang Trianto, merupakan seorang bapak yang tidak pernah putus asa. Jika dia mempunyai cita-cita pasti akan dicapai dengan segala usahanya. "Bapak punya komitmen, anak-anaknya harus bisa lebih baik dari bapaknya," katanya. Lettu Bambang Trianto seorang teknisi mesin dan dirinya akan berupaya untuk melanjutkan cita-cita almarhum sebagai penerbang."Kalau bisa harus lebih baik dari dari Bapak," katanya. Sementara sanak-saudara dan tetangga almarhum Lettu tek Bambang Trianto di Desa Sobokerto Boyolali, telah mempersiapkan pemakaman dan jenazahnya diperkirakan akan datang di rumah duka Sabtu sore ini. Jenazah Lettu Bambang direncanakan pada Minggu (29/6) di tempat pemakaman setempat di Bolokerto, Ngemplak Boyolali.(*)

Oleh
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2008