Jennifer Lopez kenakan versi gaun hijau ikonisnya di acara Versace

Jennifer Lopez kenakan versi gaun hijau ikonisnya di acara Versace

Jennifer Lopez tampil mengenakan koleksi spring/Summer 2020 Versace saat pekan mode di Milan, Italia (20/9/2019). (Reuters/Alessandro Garofalo)

Jakarta (ANTARA) - Bintang pop dan aktris Jennifer Lopez berjalan di catwalk Milan Fashion Week, Jumat, menutup peragaan busana Versace dengan mengenakan versi baru gaun hijau ikonis yang ia kenakan dalam acara Grammy Awards hampir 20 tahun lalu.

Selebritas berusia 50 tahun itu bergabung dengan model-model lainnya termasuk Gigi dan Bella Hadid.

Lopez mengenakan versi anyar gaun hijau bertema hutan, yang pada tahun 2000 menjadi berita utama karena berpotongan sangat rendah dan belahan tinggi yang begitu terbuka.

"Untuk Spring/Summer Collection 2020, Versace menghormati momen ikonis ketika mode dan budaya menjadi katalisator bagi kemajuan teknologi," kata merek tersebut, seperti dilansir Reuters, Sabtu.

Gaun yang menjadi sensasi itu, kini dibuat tanpa lengan, dengan banyak hiasan, dan belahan tinggi pada bagian samping.

Dalam unggahan di YouTube pada April, Lopez mengatakan bahwa mengenakan gaun hijau itu pada acara Grammy menjadi momen mode paling besar baginya. Ia juga baru tahu bahwa banyak orang yang mencari gaun hijau itu di Internet, yang kemudian menginspirasi penciptaan Google Image.

"Begitu banyak orang mencari ini," katanya.

Peragaan busana Versace itu menandai peringatan ke-20 tahun untuk koleksi bertema hutan yang dikeluarkan merek fesyen tersebut. Para model pun tampil mengenakan atasan, rok, jas, dan gaun hijau cerah.

Ada juga gaun hitam, jaket dan mantel dengan potongan tajam, desain tye dye dan semburat merah muda neon, hijau, dan oranye untuk busana outer, rok, dan kemeja dengan lengan bervolume.


Baca juga: Cinderella pakai Dolce & Gabbana di Milan Fashion Week

Baca juga: Cerita di balik "gaun kaca" Jennifer Lopez untuk Oscar

Baca juga: J-Lo pilih-pilih kostum untuk Piala Dunia

Penerjemah: Heppy Ratna Sari
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar