counter

Tenis

Barty dirongrong Pliskova di puncak peringkat WTA

Barty dirongrong Pliskova di puncak peringkat WTA

Dokumentasi: Petenis Australia Ashleigh Barty berpose dengan piala kemenangan usai menjuarai babak final putri Prancis Terbuka Sabtu kemarin, di stadion Roland Garros, Paris, Prancis, Minggu (9/6/2019) (REUTERS/BENOIT TESSIER)

Paris, Prancis (ANTARA) - Ashleigh Barty masih menyandang predikat petenis nomor satu di dunia sampai pekan ini, demikian rilis peringkat WTA terakhir, Senin, namun petenis Australia menjalani pertarungan sulit di Wuhan jika dia ingin bertahan di puncak peringkat.

Barty menatap pertandingan babak pertamanya melawan Caroline Garcia di Wuhan Open dengan selisih 321 poin di atas Karolina Pliskova.

Pliskova sedang menanjak setelah menjadi juara di Zhengzhou belum lama bulan ini, sebaliknya Barty kesulitan kembali ke permainan terbaiknya sejak menjadi juara French Open dan di Birmingham.

Barty menduduki posisi nomor satu dunia sejak awal September setelah menyandang predikat yang sama pada Juli dan Agustus.

Pliskova dari Republik Ceko tidak pernah mencapai nomor satu dunia sejak musim panas 2017.

Baca juga: Li Na tidak mau ikut-ikutan "comeback"

Tidak ada perubahan dalam 10 besar dunia dan berikut peringkat WTA sampai 23 September, seperti dikutip AFP:

1. Ashleigh Barty (Australia) 6.446 poin
2. Karolína Plískova (Ceko) 6.125
3. Elina Svitolina (Ukraina) 5.160
4. Naomi Osaka (Jepang) 5.011
5. Bianca Andreescu (Kanada) 4.835
6. Simona Halep (Rumania) 4.803
7. Petra Kvitová (Ceko) 4.326
8. Kiki Bertens (Belanda) 4.225
9. Serena Williams (AS) 3.935
10. Belinda Bencic (Swiss) 3.738
11. Johanna Konta (Inggris) 3.073
12. Angelique Kerber (Jerman) 2.835 (+3)
13. Madison Keys (AS) 2.827 (+3)
14. Aryna Sabalenka (Belarus) 2.785 (-1)
15. Sloane Stephens (AS) 2.769 (-1)
16. Qiang Wang (China) 2.668 (-4)
17. Sofia Kenin (AS) 2.630 (+3)
18. Caroline Wozniacki (Denmark) 2.597 (-1)
19. Anastasija Sevastova (Latvia) 2.517 (-1)
20. Anett Kontaveit (Estonia) 2.500 (-1)

Baca juga: Tsonga buat sejarah di Metz

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar