Muslimat NU Tulungagung pecah rekor MURI pincuk lodho suir terbanyak

Muslimat NU Tulungagung pecah rekor MURI pincuk lodho suir terbanyak

Panitia mempersiapkan 9.73814 sajian lodho suir pincuk daun pisang di dalam GOR Lembupeteng, Tulungagung, Minggu (30/9/2019). ANTARA/Destyan Handri Sujarwoko

kami abadikan pada rekor dunia
Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Ribuan muslimat NU Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu, berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) dalam hal penyajian nasi ayam lodho suir pincuk daun pisang terbanyak.

Total 9.738 nasi lodho suir pincuk daun pisang plus 14 tumpeng disediakan pada puncak acara pameran UMKM dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-73 Muslimat NU yang digelar di Lapangan GOR Lembupeteng, Tulungagung tersebut.

Tak hanya dicatat sebagai penyajian lodho suir pincuk terbanyak di Indonesia, namun MURI menyebutnya sebagai terbanyak yang pernah ada di dunia.

"Rekor ini kami abadikan pada rekor dunia, dengan urutan rekor ke-9.199 di Museum Rekor Indonesia," kata Senior Manager MURI Ariyani Siregar.

Ia mengatakan rekor penyajian nasi lodho suir pincuk daun pisang itu masuk kategori pemecahan rekor dunia karena memang sebelumnya belum pernah ada. Menu nasi lodho suir menjadi kuliner khas Tulungagung dan tak dimiliki daerah lain.

Jumlah sajian nasi lodho pincuk 9.738 plus 14 tumpeng memiliki nilai pemaknaan sendiri, yakni angka 9 sebagai perlambang NU (simbol NU memiliki sembilan bintang), 73 sebagai perlambang usia organisasi Muslimat NU yang lahir pada 1946, dan 814 sebagai simbol usia Kabupaten Tulungagung yang juga memasuki Harlah Ke-814.

"Oleh karenanya piagam Museum Rekor Indonesia (MURI) ini simbolis kami serahkan kepada Bupati Tulungagung serta ketua PC Muslimat NU Tulungagung," kata Ariyani Siregar.

Seremoni penyerahan piagam MURi itu disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur yang juga Ketua Umum PB Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa yang sekaligus memberikan ucapan selamat pada akhir acara.

Baca juga: Penari piring Solok Selatan pecahkan rekor dunia
Baca juga: Festival ikan asap di Probolinggo pecahkan rekor MURI

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar