Phnom Penh (ANTARA News) - Seorang wartawan Kamboja yang bekerja untuk sebuah surat kabar oposisi dibunuh Jumat oleh orang-orang bersenjata tidak dikenal yang menembaki korban dan putranya, kata polisi. Khim Sam Bo (47) tewas setelah ditembak dua kali dan putranya yang berusia 19 tahun terluka parah dalam serangan di ibukota Kamboja, Phnom Penh, itu. Mereka diserang ketika meninggalkan sebuah stadion olahraga, kata kepala kepolisian G. Touch Naruth. "Kami masih belum mengetahui motif serangan itu. Penyelidikan masih terus dilakukan," katanya kepada Reuters. Rekan-rekan kerjanya mengatakan, ia membuat tulisan-tulisan yang mengecam para pejabat tinggi pemerintah dan korupsi di jajaran pemerintahan Perdana Menteri Hun Sen, yang mencalonkan diri lagi dalam pemilihan umum 27 Juli. Khim Sam Bo bekerja selama lebih dari 10 tahun untuk surat kabar Khmer Conscience, yang redakturnya, Dam Seth, dituduh mencemarkan nama baik Menteri Luar Negeri Hor Namhong. Tuduhan itu kemudian dibatalkan. "Saya sangat kecewa. Membuat saya merasa pedih mendengar bahwa ia (Khim Sam Bo) dibunuh," kata Dam Seth. "Saya mendesak pihak berwenang mencari para pelaku pembunuhan Khim Sam Bo dan menghukum mereka," katanya.(*)

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2008