FKUI perkenalkan inovasi "fit to fly" bagi calon jamaah haji

FKUI perkenalkan inovasi "fit to fly" bagi calon jamaah haji

Tim FKUI dan PERDOSPI melakukan penilaian kesehatan terkait kelaikan terbang pada Jemaah haji. (ANTARA/Foto: Humas UI)

Depok (ANTARA) - Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Penerbangan Indonesia (Perdospi) memberikan penyuluhan kesehatan dan keselamatan penerbangan serta memperkenalkan inovasi fit to fly yang merupakan aplikasi teknologi kesehatan berbasis pelaporan secara mandiri kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

Ketua Tim Pengabdi Masyarakat FKUI, dr. Ferdi Afian, Sp.KP dalam keterangan tertulisnya, Rabu, mengatakan aplikasi fit to fly tengah dikembangkan oleh FKUI sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Dikatakannya jumlah jamaah haji tiap kloternya tidak kurang dari 300 orang, penilaian kelaikan terbang akan terbantu jika sudah ada pelaporan dari jamaah haji secara mandiri terkait kesehatannya.

Saat ini telah tercatat beberapa laporan mandiri dari jamaah haji terkait kesehatan yang berhubungan dengan penilaian kelaikan terbangnya. Dengan adanya pelaporan ini, pemeriksaan terakhir jamaah haji Indonesia terkait kelaikan terbang pada saat masuk embarkasi akan lebih mudah dilakukan dan dievaluasi.

Ferdi menyebutkan bahwa dalam penerbangan, kualitas dari kesehatan dan keselamatan penerbangan adalah salah satu kunci dari pelayanan penerbangan sehingga pesawat terbang dapat tiba di tempat tujuan tanpa gangguan.

Baca juga: Kemenkes sebut kelelahan penyebab kematian jamaah haji 2019

Baca juga: Petugas haji daerah diminta lebih teliti periksa kesehatan jamaah


Hal ini juga sejalan dengan Permenkes No.15 tahun 2016 bahwa pemerintah Indonesia telah membuat peraturan dengan adanya pemeriksaan kesehatan bertahap untuk seluruh calon jemaah haji di Indonesia, dimana tahap terakhirnya adalah penentuan kelaikan terbang yang dilakukan sebelum melakukan penerbangan.

Untuk itu, kami menggelar program pengabdian masyarakat ini dengan harapan para dokter spesialis kedokteran penerbangan dapat berinteraksi langsung dengan para calon jamaah Haji untuk memberikan penyuluhan serta pemeriksaan kelaikan terbang di embarkasi haji.

Diharapkan, program pengabdian masyarakat yang dilakukan FKUI berkolaborasi dengan Perdospi dapat turut mendukung Pemerintah Indonesia di dalam meningkatkan pelayanan haji dari tahun ke tahunnya, khususnya pada pelayanan kesehatan kepada seluruh calon Jamaah Haji Indonesia.

Sejumlah agenda yang dilakukan adalah berupa penyuluhan dan pembekalan informasi terkait penerbangan dan Kondisi Lingkungan penerbangan yang akan dialami selama perjalanan Jakarta-Arab Saudi serta penilaian kesehatan terkait kelaikan terbang pada jamaah haji.*

Baca juga: Kesehatan jamaah haji terus dipantau Dinas Kesehatan Banyumas

Baca juga: PPIH imbau jamaah haji periksa kesehatan setelah tiba di Tanah Air

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Soal First Travel, Komisi VIII DPR akan panggil Kemenag

Komentar