Menpar lepas penyu di Pulau Pengelap Kota Batam

Menpar lepas penyu di Pulau Pengelap Kota Batam

Menteri Pariwisata Arif Yahya melepas penyu di Pulau Pengalap Kota Batam Kepulauan Riau, Rabu. (Yunianti Jannatun Naim)

Lokasinya lebih siap. Amenitas enggak ada masalah. Yang masih dipikirkan di sini, atraksi yang menjadikan Kepri Coral berkelas dunia
Batam (ANTARA) - Menteri Pariwisata Arief Yahya melepas penyu dan menanam pohon kelapa di pantai Pulau Pengelap Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu.

Menpar bersama Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan rombongan melepasliarkan hewan dilindungi itu, dalam kunjungan ke Resor Kepri Coral.

Arief Yahya mengatakan Resor Kepri Coral yang berlokasi di selatan Pulau Batam itu berpotensi menyerap kunjungan wisman.

Baca juga: Paket wisata Masjid Sultan Batam favorit wisman

"Lokasinya lebih siap. Amenitas enggak ada masalah. Yang masih dipikirkan di sini, atraksi yang menjadikan Kepri Coral berkelas dunia," kata Menpar.

Dalam kunjungannya, Menpar sempat mengelilingi pulau berpasir putih itu.

Resor sudah dilengkapi pelabuhan, kamar hotel berbentuk dome, kolam renang dan berbagai atraksi di antaranya ATV, restoran apung, area snorkling, fasilitas diving dan area hutan bakau.

Baca juga: Taman Wisata Alam Muka Kuning dirancang untuk gaet wisman

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyambut baik pendirian resor di pulau penyangga itu.

"Pemkot Batam menyambut baik, sejalan dengan upaya kami mengembangkan pariwisata Batam," katanya.

Ia berharap Kepri Coral bisa menjadi destinasi baru yang menumbuhkan minat wisatawan berkunjung ke Batam.

Baca juga: Mustika Ratu bidik pasar wisman di Batam

Sementara itu, pemilik PT Pulau Bintang Emas, Harmanto Tan menyatakan Resor Kepri Coral dibangun sejak 2016.

"Rencana pembangunan sesuai rencana induk yaitu hotel berbintang, vila, club house," katanya.

Ia optimistis bila sudah jadi maka destinasi wisata baru itu bisa menyerap hingga 500.000 wisman setiap tahunnya.

Baca juga: Tanjung Jabung Barat berharap limpahan wisatawan dari Batam

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemkot Batam sambut investasi Rp11 triliun

Komentar