Hari Santri 2019, NU ingin peran santri jaga kerukunan bangsa

Hari Santri 2019, NU ingin peran santri jaga kerukunan bangsa

Ribuan warga muslim menghadiri malam puncak peringatan Hari Santri 2019 di Masjid KH Hasyim Asy'ari, Jakarta , Senin (21/10/2019). Malam Puncak Hari Santri Nasional 2019 tersebut mengusung tema 1 Miliar Sholawat Nariyah dan doa keselamatan bangsa, serentak seluruh Indonesia . ANTARA FOTO/Reno Esnir/ama/pri.

Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)
mengajak ribuan santri jamaah Masjid KH Hasyim Asy'ari, Cengkareng, Jakarta Barat, untuk berperan menjaga kerukunan bangsa Indonesia.

"Saya harapkan peran santri ini semakin masif untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara ini," kata Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Agus Salim pada malam puncak Hari Santri 2019 di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin.

Peringatan Hari Santri 2019 dibuka pukul 20.15 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya diikuti mars Nahdlatul Ulama (NU) oleh jamaah masjid.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini dan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah hadir di acara tersebut.

Baca juga: Dua santri Situbondo gratiskan buku karyanya di Hari Santri
Baca juga: Ribuan santri di Bantul bersihkan Sungai Winongo


Keduanya duduk berdampingan di shaf depan menghadap jamaah bersama sejumlah tokoh lainnya.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat Al Quran dan sambutan dari KH Agus Salim.

Puncaknya, peringatan Hari Santri 2019 ini yakni pembacaan Shalawat Nariyah yang diikuti oleh para jamaah.

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ma'ruf Amin berharap NU bangun gerakan kontra radikalisme

Komentar