HNSI diminta hapus kemiskinan nelayan di Sulawesi Selatan

HNSI diminta hapus kemiskinan nelayan di Sulawesi Selatan

Gubernur Nurdin Abdullah saat menerima Pengurus HSNI di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa,(22/10). (ANTARA/HO/Pemprov Sulsel)

Sumber daya alam kita yang melimpah berada dekat mereka, di laut dan pertanian. Tapi kemiskinan terjadi pada nelayan dan petani
Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof HM Nurdin Abdullah (NA) meminta kepada pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Sulsel untuk menyatukan visi dengan instansi lain terkait seperti Angkatan Laut, Polairud, dinas perikanan kabupaten dan kota serta lembaga terkait lainnya.

"Saya menangis kalau melihat nelayan kita. Sumber daya alam kita yang melimpah berada dekat mereka, di laut dan pertanian. Tapi kemiskinan terjadi pada nelayan dan petani," jelas Nurdin Abdullah saat menerima Pengurus HSNI di Makassar, Selasa.

Nurdin Abdullah mengaku, suara organisasi HSNI harus bisa mengubah pola pikir nelayan. Nelayan harus berubah. Mereka harus mandiri.

Baca juga: HNSI Gunung Kidul harapkan kemudahan nelayan mendapat BBM

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini meminta kepada anggota HSNI jangan memilih ketua dan pengurus organisasi dari orang yang memiliki tujuan untuk kepentingan politik.

"Cari orang yang peduli dan memiliki perhatian serius tentang perikanan dan nelayan," ujarnya.

Kalau orang yang mengurus HSNI peduli terhadap nelayan, menurut Nurdin Abdullah, pengurus organisasi harus melengkapi peralatan nelayan dengan mengikuti perkembangan teknologi.

Baca juga: Pemkab Cilacap dan HNSI gelar prosesi sedekah laut

Pada kesempatan tersebut Nurdin Abdullah meminta pengurus untuk mengubah wajah dan visi nelayan.

"Organisasi ini harus siapkan peralatan untuk meningkatkan tangkapan dan pendapatan nelayan," jelasnya.

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar