IHSG ditutup menguat di tengah proses pemilihan menteri

IHSG ditutup menguat di tengah proses pemilihan menteri

Sejumlah karyawan mengamati layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (18/10/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/ama.

Sentimen penggerak indeks hari ini yaitu dari respon positif pelaku pasar terhadap pemilihan menteri
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa awal pekan ini ditutup menguat di tengah proses pemilihan menteri kabinet baru Pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

IHSG ditutup menguat 26,51 poin atau 0,43 persen ke posisi 6.225,5. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 7,22 poin atau 0,74 persen menjadi 982,91.

"Sentimen penggerak indeks hari ini yaitu dari respon positif pelaku pasar terhadap pemilihan menteri. Sedangkan secara teknikal IHSG memang sudah uptrend kembali," kata analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Presiden Jokowi minta Sri Mulyani perkuat ekonomi Indonesia

Saat dibuka, IHSG menguat sebelum melemah jelang sesi pertama berakhir. Pada sesi kedua indeks masih melemah, namun berhasil naik ke zona hijau menjelang penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau sebesar Rp40,92 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 505.307 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,97 miliar lembar saham senilai Rp8,22 triliun. Sebanyak 186 saham naik, 224 saham menurun, dan 147 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia antara lain indeks Hang Seng menguat 60,5 poin atau 0,23 persen ke 26.786,2 dan indeks Straits Times menguat 21,52 poin atau 0,69 persen ke posisi 3.160,67. Sedangkan bursa saham Jepang libur.

Baca juga: IHSG diproyeksikan menguat seiring kemajuan negosiasi AS-China

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Komentar