Calon transmigran tujuan Sultra dari Bantul-Yogyakarta dilepas resmi

Calon transmigran tujuan Sultra dari Bantul-Yogyakarta dilepas resmi

Pelepasan calon transmigran asal Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan tujuan Sulawesi Tenggara oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul. ANTARA/Hery Sidik.

Sebelum dilepas semua calon transmigran tersebut sudah diberikan pembekalan dan pelatihan dari Disnakertrans
Bantul, Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta secara resmi melepas lima kepala keluarga (KK) calon transmigran dengan daerah tujuan Unit Pemukiman Transmigrasi Watutinawu dan Raimuna, Provinsi Sulawesi Tenggara.

"Hari ini pelepasan calon transmigran asal Bantul yang akan menuju ke UPT (Unit Pemukiman Transmigrasi) Raimuna Kabupaten Muna dan UPT Watutinawu Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara," kata Kasi Penempatan Transmigrasi Disnakertrans Bantul Istiwasono usai pelepasan calon transmigran di Transito Bantul, Sabtu.

Lima KK yang dilepas secara simbolis oleh Kepala Disnakertrans Bantul dan instansi terkait itu adalah tiga KK yang terdiri atas delapan jiwa tujuan UPT Watutinawu dan dua KK terdiri enam jiwa tujuan UPT Raimuna.

Dia mengatakan, lima KK tersebut dilepas untuk dikirim ke Transito DIY di Tegal Rejo, Yogyakarta untuk mengikuti pengarahan dari pejabat setempat sebelum diberangkatkan ke lokasi transmigrasi di Sulawesi Tenggara pada 30 Oktober 2019.

"Mereka sebelumnya ditampung di Transito Bantul dan sudah menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Bantul II, kemudian setelah itu tadi dilepas menuju Transito di Tegal Rejo, di sana ditampung mulai siang ini sampai 29 Oktober, kemudian berangkat di tanggal 30 Oktober ke dua lokasi itu," katanya.

Ia mengatakan, sebelum dilepas, semua calon transmigran tersebut sudah diberikan pembekalan dan pelatihan dari Disnakertrans Bantul selama beberapa hari, termasuk pemahaman karakteristik lokasi tujuan transmigrasi agar mereka lebih siap.

"Pembekalan itu merupakan suatu cara dari Disnakertrans untuk mempersiapkan calon transmigran secara lahir dan batin, bagaimana mereka bisa siap, mengerti dan paham tentang karakteristik daripada lokasi yang akan dituju," katanya.

Karena itu, pihaknya sebelumnya sudah melaksanakan cek lokasi transmigrasi yang kemudian diinformasikan kapada para calon transmigran tersebut tentang kondisi dan harus bagaimana nantinya ketika mereka bekerja di lokasi.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kerja dan Transmigrasi Bantul Istirul Widilastuti mengatakan, pada tahun 2019 Disnakertrans Bantul memberangkatkan calon transmigran sebanyak 20 KK, dengan lima KK tujuan Sulawesi Tenggara di antaranya telah dilepas ke Transito DIY.

Menurut dia, calon transmigran asal Bantul lainnya yang sebanyak 15 KK rinciannya adalah 10 keluarga terdiri atas 27 jiwa dengan tujuan Bulungan Kalimantan Utara, kemudian dua KK terdiri empat jiwa dengan tujuan Simelue Aceh dan tiga KK terdiri atas delapan jiwa dengan tujuan Mamuju, Sulawesi Barat.

Baca juga: 10 KK transmigran Yogyakarta diberangkatkan sekitar Oktober

Baca juga: Kuota transmigran dari Bantul tertinggi se-Yogyakarta

Baca juga: 7 KK dari Yogyakarta transmigrasi ke Sulawesi-Sumatera

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mengenal kereta api bagi siswa berkebutuhan khusus

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar