Bulu tangkis

Jalani laga perdana Fuzhou China Open 2019, Marcus akui kurang sehat

Jalani laga perdana Fuzhou China Open 2019, Marcus akui kurang sehat

Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menundukkan pasangan Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong dengan skor 21-15, 21-16 pada babak pertama Fuzhou China Open 2019 di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China, Selasa (5/11/2019) (Tim PBSI)

Jakarta (ANTARA) - Pebulutangkis ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon mengaku sedang berada dalam kondisi yang kurang sehat saat menjalani laga perdana turnamen Fuzhou China Open 2019 yang digelar di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China.

Dalam pertandingan babak pertama yang berlangsung pada Selasa, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menumbangkan pasangan Malaysia Goh V Shem/Tan Wee Kiong dalam dua gim dengan skor 21-15, 21-16.

“Saya dalam kondisi tidak fit, agak flu sedikit, jadi lumayan mengganggu juga tadi. Kami tadi bisa dapat banyak poin dari pukulan pertama dan kedua, dan tadi juga tidak terlalu banyak reli-reli panjang,” kata Marcus dikutip melalui laman resmi PBSI, Selasa.

Baca juga: Kalahkan Goh/Tan, Minions melaju ke babak kedua Fuzhou China Open

Menurut dia, pasangan asal negeri jiran tersebut memiliki pertahanan yang kuat dan juga serangan yang tajam. Namun pasangan yang dijuluki Minions itu cepat menyesuaikan diri, sehingga bisa mencuri poin demi poin.

“Mereka (Goh/Tan) punya pertahanan yang kuat dan serangan yang tajam. Tapi untungnya kami bisa beradaptasi dengan kondisi lapangan dengan cepat. Bolanya memang berat, jadi perlu tenaga ekstra. Apalagi saya dalam kondisi tidak fit,” ujar Marcus.

Sementara itu, Kevin menambahkan padatnya jadwal turnamen selama dua bulan terakhir ini memang dapat menyebabkan kondisi tubuh menurun.

Baca juga: Babak pertama Fuzhou China Open, Wahyu/Ade dihadang unggulan keenam

Meskipun demikian, pasangan rangking satu dunia itu tetap berharap dapat meraih hasil maksimal di turnamen bulu tangkis level Super 750 tersebut.

“Ikut turnamen beruntun, kondisi tubuh pasti ikut menurun. Tahun lalu kami juga mengalami situasi yang sama, jadi harusnya bisa menghadapinya. Lawan kami juga pasti sama kondisinya. Target kami di turnamen ini bisa bermain maksimal dan mendapatkan hasil terbaik,” ungkap Kevin.

Dua pekan lalu, Marcus/Kevin baru saja memperoleh dua gelar juara pada dua turnamen yang berbeda, yaitu Denmark Open 2019 dan French Open 2019. Keduanya sama-sama merupakan turnamen level Super 750.

Baca juga: Babak pertama Fuzhou China Open, Ginting akui belum bisa atasi Angus

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penonton harapkan Indonesia raih tiga gelar di Indonesia Masters

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar