Pasar saham Australia dibuka cenderung datar

Pasar saham Australia dibuka cenderung datar

FILE FOTO: Seorang investor berdiri di depan papan yang memperlihatkan harga saham di Australian Securities Exchange (ASX) di Sydney, Australia, (27/06/2016). ANTARA/REUTERS/David Gray/am.

Saham-saham sektor energi dan teknologi sama-sama meningkat lebih dari satu persen di awal perdagangan,...
Sydney (ANTARA) - Pasar saham Australia dibuka cenderung datar pada perdagangan Jumat pagi, dengan lonjakan saham sektor energi dan terus menguatnya saham-saham teknologi mengimbangi kerugian yang lebih luas.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun tipis 0,70 poin atau 0,01 persen menjadi di 6.725,90 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 1,60 poin atau 0,023 persen pada 6.835,30 poin.

Saham-saham sektor energi dan teknologi sama-sama meningkat lebih dari satu persen di awal perdagangan, sementara sektor perbankan dan consumer discretionary juga meningkat.

Produsen-produsen minyak pulih dari kerugian besar sehari sebelumnya, menyusul pembalikan harga komoditas.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam dengan Commonwealth Bank naik 0,08 persen, ANZ naik 0,35 persen, National Australia Bank turun 0,18 persen, dan Westpac Bank turun 0,26 persen.

Saham-saham pertambangan juga beragam dengan BHP turun 0,19 persen, Rio Tinto naik 0,21 persen, Fortescue Metals turun 0,32 persen dan penambang emas Newcrest turun 2,83 persen.

Produsen minyak dan gas menguat dengan Oil Search naik 0,95 persen, Santos naik 1,06 persen, dan Woodside Petroleum naik 1,58 persen.

Supermarket terbesar Australia melemah dengan Coles turun 0,46 persen, dan Woolworths turun 0,31 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,43 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas meningkat 1,67 persen dan perusahaan biomedis CSL berkurang 0,38 persen.
Baca juga: Pasar saham Australia berakhir menguat didukung lonjakan teknologi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar