Pokemon Keswa dibentuk Pemkab Bekasi untuk deteksi gangguan jiwa

Pokemon Keswa dibentuk Pemkab Bekasi untuk deteksi gangguan jiwa

Sebanyak 88 orang kader dan programer yang menjadi bagian dari Tim Pokemon Keswa menjalani pelatihan deteksi dini gangguan kejiwaan di Hotel Ayola Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

jika ada yang diduga mengalami gangguan jiwa langsung ditangani oleh mereka
Cikarang, Bekasi (ANTARA) - Pokemon Keswa atau Pos Konseling Edukasi dan Monitoring Kesehatan Jiwa dibentuk Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk mendeteksi sejak dini potensi gangguan jiwa warganya.

"Gerakan deteksi dini gangguan jiwa ini untuk mewujudkan 2020 Kabupaten Bekasi bebas pasung," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti di Cikarang, Jumat.

Sri Enny menjelaskan Pokemon Keswa merupakan tim pendeteksi gangguan jiwa yang terdiri atas kader dan programer dari seluruh Puskesmas se-Kabupaten Bekasi.

"Jadi kader berkolaborasi dengan programer kesehatan jiwa. Jika ada yang diduga mengalami gangguan jiwa langsung ditangani oleh mereka," katanya.

Baca juga: Ganjar bujuk pemuda dengan gangguan jiwa agar mau dirawat
Baca juga: Dinkes latih 23 guru periksa gangguan kesehatan jiwa


Tim ini akan mendeteksi gangguan jiwa menggunakan aplikasi yang memudahkan tim mengetahui kondisi kejiwaan warga.

"Ada toolsnya di Android, bisa juga didownload. Tindaklanjutnya dikerjakan Puskesmas setempat," ucapnya.

Dinas Kesehatan sebelumnya telah memberikan pelatihan deteksi kelainan jiwa kepada kader dan programer yang menjadi bagian dari Tim Pokemon Keswa.

"Kemarin (Kamis) mereka sudah kita bekali pelatihan di Hotel Ayola Lippo Cikarang," ungkapnya.

Baca juga: Masa remaja paling rentan alami gangguan jiwa, kata psikiater
Baca juga: Kecanduan gim HP, dua remaja Bekasi alami gangguan jiwa


Pelatihan itu diikuti sebanyak 88 orang kader dan programer yang menjadi bagian dari Tim Pokemon Keswa. Selain dibekali pelatihan cara mendeteksi gangguan jiwa mereka juga diberikan pelatihan cara menangani pasien dengan gangguan kejiwaan.

Sri Enny mengaku saat ini Tim Pokemon Keswa sudah diberikan kewenangan untuk melakukan deteksi dini gangguan kejiwaan langsung ke masyarakat.

"Setelah mendapat pelatihan kini mereka sudah siap turun ke masyarakat menangani warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan sehingga ke depan tidak ada lagi mendengar cerita ada warga yang dipasung akibat gangguan jiwa," kata dia.

Baca juga: Anak ibu hamil depresi-cemas berpotensi alami gangguan kejiwaan
Baca juga: Terapi gangguan jiwa model "ndeso" ala puskesmas Banyuwangi

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ridwan Kamil akan wajibkan perusahaan latih warga lokal

Komentar