Kazunari Ninomiya minta saran soal rencana setelah Arashi hiatus

Kazunari Ninomiya minta saran soal rencana setelah Arashi hiatus

Kazunari Ninomiya, anggota grup Jpop Arashi, menghadiri konferensi pers "Jet Storm in Jakarta", di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Minggu (10/11/2019). (ANTARA/Chairul Rohman)

Jakarta (ANTARA) - Grup idola Arashi dari Negeri Sakura menggebrak dengan sejumlah kejutan bagi para penggemar seperti membuka akun media sosial dan berkunjung ke empat kota di Asia sebelum mereka hiatus pada 31 Desember 2020.

Kazunari Ninomiya sebagai salah satu anggota Arashi, dalam jumpa pers "Jet Storm in Jakarta" di Senayan, Jakarta Selatan, Minggu, mengaku belum memikirkan rencananya selepas grup itu hiatus karena masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikannya bersama grup itu.

"Saya ingin fokus menikmati kegiatan bersama Arashi semaksimal mungkin," ujar pria yang akrab disapa Nino itu.

Baca juga: Keputusan Arashi hiatus kejutkan penggemar

Aktor yang pernah berakting dalam film Clint Eastwood "Letters from Iwo Jima" itu justru balik bertanya kepada penggemar mengenai apa yang sebaiknya dia lakukan setelah Arashi hiatus pada tahun depan.

"Coba beri tahu, kami harus melakukan apa setelah 2020 lewat media sosial seperti Twitter ya," ujar pembawa acara variety show bertajuk "Nino San" itu.

Baca juga: Pemerintah Jepang juga komentari Arashi hiatus
 
Kazunari Ninomiya, anggota grup Jpop Arashi, menghadiri konferensi pers "Jet Storm in Jakarta", di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Minggu (10/11/2019). (ANTARA/Chairul Rohman)


Setelah mengumumkan rencana hiatus pada awal 2019, Arashi secara jorjoran menggelar banyak kegiatan untuk mendekatkan diri dengan para penggemar mereka di Jepang.

Mereka menggelar konser perayaan 20 tahun Arashi sebanyak 50 kali di lima stadion di Jepang yang akan dihadiri total 2.375.000 penonton sejak November 2018 hingga Desember 2019.

Pada 2020, Arashi berencana menggelar konser di Stadion Nasional Tokyo dan Beijing.

Baca juga: Melawan sang guru alien di "Assassination Classroom"

Untuk pertama kalinya, mereka juga menyambangi Jakarta yang jadi bagian jumpa penggemar "Jet Storm" berdurasi singkat sebelum berlanjut ke Singapura, Bangkok, dan Taipei selama dua hari.

Arashi yang dibentuk sejak 3 November 1999 terdiri dari Masaki Aiba, Jun Matsumoto, Kazunari Ninomiya, Satoshi Ohno, dan Sho Sakurai.

Dalam peringatan 20 tahun yang berlangsung pada awal November 2019, Arashi untuk pertama kalinya mengadakan konferensi pers di Tokyo yang juga ditayangkan secara langsung melalui kanal YouTube.

Baca juga: Masaki Aiba "Arashi" pernah urus komodo hingga orang utan di Indonesia

Saat itu, mereka mengumumkan akun resmi di lima media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram, Weibo dan Tik Tok yang dibuat untuk mendekatkan diri dengan para penggemar global.

Langkah Arashi memasuki dunia digital disambut hangat oleh para penggemar karena selama ini agensi yang menaungi mereka, Johnny's Entertainment, hanya memilih cara konvensional untuk mempromosikan artis mereka.

Pada pekan lalu, Arashi menggelontorkan 65 single, termasuk "Turning Up" yang teranyar", ke platform digital guna  memudahkan penggemar di luar Jepang menikmati lagu-lagu mereka. Selama 20 tahun terakhir, lagu-lagu mereka hanya dirilis dalam bentuk fisik.

Baca juga: Acara hiburan grup idola Arashi tayang di Indonesia

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar