Forum Komunikasi Wartawan Papua-Papua Barat dibentuk OJK

Forum Komunikasi Wartawan Papua-Papua Barat dibentuk OJK

Jajaran OJK Papua bergambar bersama anggota Forum Komunikasi Wartawan OJK (FOTO ANTARA/HO-OJK PAPUA)

Dengan adanya Forum Komunikasi Wartawan ini maka diharapkan masyarakat tidak mudah tertipu dengan "investasi bodong" dan produk-produk terbaru perbankan dan lain sebagainya
Jayapura (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua dan Papua Barat membentuk sebuah Forum Komunikasi Wartawan setempat guna menyampaikan informasi yang tepat dan benar dari instansi terkait.

Kepala OJK Provinsi Papua dan Papua Barat Adolf Simanjuntak di Jayapura, Sabtu, mengatakan forum ini bertujuan juga agar wartawan dapat menerima informasi yang valid dari pihaknya.

"Melalui forum ini maka kami juga dapat meningkatkan literasi dan edukasi di Provinsi Papua," katanya.

Menurut dia berdasarkan survei serta penelitian, di Papua untuk literasi dan edukasi ini masih rendah sehingga dengan adanya forum tersebut masyarakat dapat lebih "melek" dan tidak mudah tertipu.

"Dengan adanya Forum Komunikasi Wartawan ini maka diharapkan masyarakat tidak mudah tertipu dengan 'investasi bodong', produk-produk terbaru perbankan dan lain sebagainya," katanya.

Dia menjelaskan selain itu, melalui forum tersebut, masyarakat dapat mengetahui kondisi perekonomian terkini seperti suku bunga dan saham.

Senada dengan Adolf Simanjuntak, Arull wartawan RRI Jayapura mengatakan pihaknya berharap dengan adanya forum ini dapat mempermudah komunikasi antara OJK dan insan pers khususnya di Papua.

"Ke depan, informasi yang hendak digali oleh wartawan untuk diberitakan dapat lebih mudah diperoleh dengan adanya forum komunikasi wartawan ini," katanya.

Baca juga: OJK nilai potensi ekonomi Papua dan Papua Barat belum tergali optimal

Baca juga: OJK dukung penguatan manfaat transaksi perbankan daring di Papua

Baca juga: OJK resmikan bank wakaf mikro pertama di Papua


 

Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jelang Pilkada, Papua antisipasi 3 daerah rawan konflik

Komentar