Ini kronologi pemisahan kembar siam Ardi dan Ardan

Ini kronologi pemisahan kembar siam Ardi dan Ardan

Tim dokter gabungan melakukan proses insisi pertama pada pemisahan kembar siam dempet dada-perut Ardi dan Ardan di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita Jakarta, Sabtu (16/11/2019). (ANTARA/HO-Dokumentasi RSAB Harapan Kita Jakarta)

Keseluruhan dari mulai sayatan pertama (pukul 10.24 WIB) sampai jam 16.00 WIB, tadi memakan waktu 5 jam 36 menit
Jakarta (ANTARA) - Tim dokter Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita menjabarkan kronologi pemisahan kembar siam dempet dada dan perut asal Tangerang, Ardi dan Ardan.

Ketua tim operasi pemisahan bayi Ardi dan Ardan dr Edy Jo Siswanto Sp A menjelaskan kembar siam asal Tangerang itu sudah di kamar operasi pukul 06.18 WIB.

"Keseluruhan dari mulai sayatan pertama (pukul 10.24 WIB) sampai jam 16.00 WIB, tadi memakan waktu 5 jam 36 menit," kata Edi," kata Edy dalam jumpa pers di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSAB Harapan Kita Jakarta, Sabtu.

Operasi pemisahan organ tubuh buah hati berusia 14 bulan pasangan Berry dan Hesti tersebut berlangsung 10 jam, lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya yakni 16 jam.

Baca juga: Kembar siam Ardi dan Ardan telah dipisahkan di RSAB Harapan Kita

Operasi tersebut melibatkan 30 tim dokter berbagai spesialis dari beberapa rumah sakit, di antaranya dari RSAB Harapan Kita, Pusat Jantung Harapan Kita, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Pusat Kanker Nasional Dharmais dan Rumah Sakit Carolus.

Berikut kronologi operasi terhadap bayi Ardi dan Ardan :

Pukul 05.00 WIB, tim dokter sudah berkumpul di RSAB Harapan Kita.

Pukul 06.45 WIB, bayi Ardi dan Ardan masuk ke ruang operasi.

Baca juga: Kembar siam Ardi dan Ardan bersiap jalani operasi

Pukul 10.24 WIB, dr Alexandra selaku penanggung jawab operasi pemisahan kembar siam melakukan anestesi dan sayatan pertama ke pasien.

Pukul 11.40 WIB, tim dokter telah berhasil memisahkan hati milik Ardi dan Ardan yang sebelumnya menempel.

Pukul 12.12 WIB, bagian belakang Ardi dan Ardan sudah mulai terpisah seluruhnya.

Pukul 12.30 WIB, tim dokter memindahkan Ardi dari ruang operasi empat ke ruang operasi tiga.

Pukul 13.00 WIB, dipimpin oleh dr Budi Rahmat, ahli di bidang thoraks dan kardiovaskular, dilakukan rekonstruksi dinding dada dan diafragma.

Pukul 13.16 WIB, dr Alexandra dan dr Cathy spesialis bedah anak sudah mulai kembali dengan tim bedah anak melakukan rekonstruksi efek dari dinding perut dengan memakan waktu sekira 90 menit.

Pukul 14.50 WIB, dr Laksmi spesialis bedah plastik memulai penutupan efek secara primer. Dokter langsung menutup kulit dari pasien tanpa harus melakukan suatu penambahan

Baca juga: Biaya operasi pemisahan kembar siam Ardi dan Ardan Rp1,1 miliar

Pukul 16.00 WIB, bayi Ardi selesai dioperasi dan dipindahkan ke ruang Pediatric Intesive Care Unit (PICU).

Sedangkan, bayi Ardan yang kondisi tubuhnya lebih besar sedang dilakukan tahapan penyelesaian operasi.

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar