Lebih delapan pemotor terjatuh akibat longsor di Pisangan Timur

Lebih delapan pemotor terjatuh akibat longsor di Pisangan Timur

Warga menutup Jalan Pisangan Lama Barat saat petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, menyemprotkan air dari mobil pompa ke badan jalan yang tertutup tanah longsor dari tebing Jalan Bypass DI Panjaitan. (ANTARA/HO-Damkar Jakarta Timur).

Jakarta (ANTARA) -
Tidak kurang dari delapan pengendara sepeda motor terpelanting atau terjatuh di lokasi longsor di Jalan Pisangan Lama Barat, Pulogadung, Jakarta Timur.
 
"Pada 5 November 2019, ada tiga pengendara motor terpeleset. Beberapa pekan lalu saat hujan lebat ada lima ojol yang juga terpelanting motornya," kata Anggota Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK) Pisangan Timur, Indra Utari di Jakarta, Senin sore.
 
Kecelakaan tersebut dipicu badan Jalan Pisangan Lama Barat yang licin setelah tanah di tebing Jalan Bypass DI Panjaitan longsor.
 
Tanah yang menjadi pondasi jalan amblas dari ketinggian sekitar 3 meter hingga menutup badan Jalan Pisangan Lama Barat sepanjang 100 meter.
 
Guyuran hujan membuat badan jalan menjadi licin hingga berakibat pada kecelakaan pengendara motor yang melintas.
 
"Makanya, setiap habis hujan dan terjadi longsor, kita tutup dulu jalannya untuk dibersihkan," katanya.

Baca juga: Sudah empat tahun warga Pisangan Timur resah akibat tanah longsor
Baca juga: Wali Kota Jaktim berkoordinasi dengan Kementerian PUPR
 
Pembersihan badan jalan dari tanah merah dilakukan oleh petugas Damkar setempat.
 
Tanah longsor di RT 05 RW 01 Pisangan Timur sudah berlangsung sejak 2015 akibat tanah tebing yang tidak memiliki pembatas turap.
 
Sejak proyek pemasangan kabel lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dipasang, kondisi lahan tebing semakin parah.
 
"Banyak sisa galian tanah yang tidak ditutup rapat kontraktor. Jadi air hujan meresap di antara celahnya dan menggerus tanah tebing hingga terjadi longsor," kata Ketua RT05 RW02 Pisangan Timur, Andre Lesmana.
Baca juga: Warga Pisangan Timur desak pihak terkait tanggulangi tanah longsor

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

4 kecamatan di Semarang rawan longsor

Komentar