Sepak Bola Nasional

Moncer di Singa Cup jadi motivasi Fawaz Fauzan kejar slot timnas

Moncer di Singa Cup jadi motivasi Fawaz Fauzan kejar slot timnas

Pemain sepak bola muda Indonesia Fawaz Fauzan (kanan) berpose bersama timnya OKKY Youth Soccer Team di Kantor PPITKON Kemenpora Jakarta, Jumat (22/11/2019). ANTARA/Bayu Kuncahyo

Jakarta (ANTARA) - Pemain sepak muda Indonesia Fawaz Fauzan tampil bagus pada turnamen Singa Cup 2019 di Singapura, 4 -7 November dan membawa pemain asal Jakarta itu menjadi pemain terbaik atau Most Valuable Player (MVP) pada kejuaraan tahunan itu.

Bagi Fawaz yang ditemui di Kemenpora Jakarta, Jumat, apa yang diraih di Singapura bersama OKKY Youth Soccer Team itu akan dijadikan motivasi untuk mengejar slot pada skuat timnas usia muda.

"Selama turnamen saya seperti pemain yang lain. Bermain dengan baik. Saya bersyukur bisa menjadi pemain terbaik. Harapan saya hasil di Singapura bisa mengantarkan saya masuk timnas" kata Fawaz yang kini masuk tim U-12 itu.

Baca juga: Kemenpora harap tim junior OYSL pertahankan gelar juara Singa Cup

Pada Singa Cup 2019, Fawaz memang cukup berperan saat timnya menjadi yang terbaik pada kejuaraan tahunan tersebut. IJSL sukses mempertahankan gelar setelah di final menang 3-1 atas wakil Malaysia, Johor Darul Ta’zim.

Dengan menjadi pemain terbaik, Fawaz sebenarnya mendapatkan kesempatan untuk training di Sporting CP Academy Lisbon Portugal, hanya saja belum diambil dan dijadwalkan baru akan menjalani training tahun depan. Namun ia masih membutuhkan dukungan dari Kemenpora.

Mampu mempertahankan gelar sangat diapresiasi oleh Head of Marketing PT. Suntory Garuda Beverage, Martinus Rezal selaku sponsor. Menurut dia, selama turnamen anak asuh Asep Padian dan Gilang Ramadhan itu bisa tampil dengan ceria dan mampu menjunjung tinggi nilai sportifitas.

Baca juga: Tim Okky wakili Indonesia di Singa Cup

Martinus menambahkan pelaksanaan Okky Youth Soccer League yang telah memasuki tahun ketiga dengan dukungan dari IJSL ini menunjukkan komitmen PT Suntory Garuda Beverage untuk terus terlibat dalam pembinaan pesepakbola usia dini khususnya dan perkembangan dunia sepak bola Indonesia umumnya.

Sementara itu, Asdep Pengelolaan Olahraga Pendidikan Alman Hudri mengaku bangga dengan pencapaian tim sepak bola muda Indonesia. Ia berharap apa yang dilakukan oleh OKKY tidak berhenti sampai di sini mengingat peran pihak ketiga sangat diharapkan.

"Kami (Kemenpora) akan terus mendorong pihak ketiga untuk membantu pembinaan. Kami juga akan merekomendasikan pemain-pemain terbaik ini ke PSSI," katanya di sela menerima laporan tim OKKY Youth Soccer Team.

Ia berharap pemain yang ada saat ini terus mengembangkan kemampuannya karena saat ini banyak kejuaraan internasional usia muda. Tidak hanya digelar di Indonesia, namun juga digelar di luar negeri.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perjuangan garuda muda terhenti di Wibawa Mukti

Komentar