Liga Inggris

Kisah haru David Martin di balik sukses West Ham tekuk Chelsea

Kisah haru David Martin di balik sukses West Ham tekuk Chelsea

Penjaga gawang West Ham United David Martin dikerubungi rekan-rekannya setelah sukses menjaga gawangnya tidak kebobolan setelah diberondong oleh Chelsea yang berusaha menyamakan kedudukan namun tak berhasil sehingga West Ham memang mengejutkan 1-0 di Stamford Bridge, Sabtu waktu setempat 30 November 2019. (Action Images via Reuters/JOHN SIBLEY)

Jakarta (ANTARA) - Penjaga gawang West Ham David Martin memeluk ayahandanya Alvin setelah melewatkan debut Liga Premier-nya yang emosional pada usia 33 tahun dan mengaku tidak bisa makan selama dua hari menjelang laga melawan Chelsea tersebut.

Mantan penjaga gawang Millwall dan MK Dons itu mencatat clean sheet pada debut divisi elitnya ketika West Ham menang mengejutkan 1-0 di Stamford Bridge, di bawah tatapan ayahnya yang mantan bek West Ham yang menonton di tribun penonton.

Martin, yang menggantikan Roberto di depan gawang, mengaku ke luar lapangan dengan beruraian air mata ke arah penonton untuk memeluk Alvin yang mantan bek timnas Inggris yang selama 20 tahun membela West Ham dari 1976 sampai 1996.

"Rasanya tidak nyata," kata dia usai pertandingan seperti dilaporkan The Guardian dalam laman webnya.

"Saya sekarang sudah berusia 33 tahun, saya menikmati karier yang layak, saya sudah sering bermain tetapi tetap saja tidak membuatmu siap masuk ke pertandingan ini. Saya sulit makan selama dua hari terakhir. Cress (Aaron Cresswell) menertawai saya karena piring saya tak tersentuh dan saya tidak bisa menyelesaikan santap saya."

Baca juga: Creswell bawa West Ham permalukan Chelsea 1-0 di Stamford Bridge

"Manakala saya menyaksikan ayah saya kami berdua menangis, jadi kami sebenarnya tak omong banyak. Tetapi bagi ayah saya melihat hal itu di sini bersama klub yang dibelanya selama 21 tahun, melakukan debut saya, menjaga tetap clean sheet dan mengantarkan kemenangan kepada anak-anak adalah lebih penting, sungguh perasaan yang fantastis."

Pelatih West Ham Manuel Pellegrini mengakui lega perubahan susunan pemain yang dia lakukan kali ini terbayar lunas dengan keberhasilan mengakhiri delapan laga berturut-turut tanpa menang. Pelatih asal Chile itu kini merasa timnya sudah mencapai titik balik yang sebelumnya mengancam masa depannya di klub tersebut.

Tak lupa Pellegrini memuji Martin pada debutnya bersama West Ham itu.

"Tentu saja kami tahu keluarga punya kaitan dengan klub ini. Tidak mudah bagi dia untuk mengawali Liga Inggris pertamanya. Tapi saya kira bahwa sejak pertama kali saya berbicara pekan ini dengan dia saya sudah merasa dia telah siap. Sebelum pertandingan dia sangat pendiam tetapi dia sudah membuktikan apa yang dia butuhkan selama 95 menit."

Baca juga: Hasil dan klasemen Liga Inggris, Liverpool unggul 11 poin di puncak

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar