Layanan sewa baju bermunculan, Zalora tetap fokus jualan online

Layanan sewa baju bermunculan, Zalora tetap fokus jualan online

Barang pesanan pelanggan dari lantai 2 sedang dalam proses pemindahan ke bagian pengepakan di lantai 1 melalui slider, di warehouse Zalora, Cibitung, Bekasi, Senin (7/12/2015). ( ANTARA News/ Arindra Meodia)

Jakarta (ANTARA) - Zalora menyatakan masih ingin menggeluti bisnis sebagai ritel online meski pun saat ini platform yang menawarkan layanan berlangganan sewa baju bermunculan, termasuk di Indonesia.

"Kami belum ke arah sana karena bisnis inti kami masih sebagai ritel online," kata Kepala Pemasaran Zalora Indonesia, Dwi Ajeng, saat acara paparan menjelang Hari Belanja Online Nasional di Jakarta, Rabu.

Marketplace tersohor dari Amerika Serikat, Amazon, menyediakan layanan sewa baju melalui lini fesyen Personal Shopper by Prime Wardrobe.

Baca juga: Zalora siap beroperasi 24 jam saat Harbolnas

Baca juga: Pesan barang dari Zalora bisa diambil di Indomaret


Amazon secara berkala akan mengirimkan satu kardus pakaian yang dikurasi tim fesyen mereka, pelanggan dapat meminjam baju-baju tersebut selama kurun waktu tertentu.

Jika menyukai baju yang dipinjam, pelanggan bisa membeli baju tersebut dan hanya membayar untuk baju yang dibeli. Amazon mengenakan biaya berlangganan sekitar 5 dolar per bulan untuk Personal Shopper by Prime Wardrobe.

Layanan sewa baju seperti ini cukup populer di luar negeri, di Indonesia saat ini antara lain ada perusahaan rintisan Style Theory yang menyediakan layanan serupa.

Zalora Indonesia pun saat ini belum mengikuti jejak e-commerce maupun marketplace lain yang mulai merambah bisnis online to offline dengan membuka gerai fisik, antara lain Berrybenka.

Menurut Ajeng, Zalora Indonesia sudah beberapa kali mengadakan program gerai temporer pop-up store, pengunjung bisa melihat dan membeli langsung pakaian dan aksesoris yang juga dijual di platform Zalora.

Tapi, aktivitas tersebut termasuk dalam kampanye Zalora untuk mendapatkan kepercayaan konsumen untuk berbelanja online di kategori fesyen, bukan untuk masuk ke bisnis online to offline.

Zalora Indonesia saat ini memiliki sekitar 1 juta pelanggan aktif, sementara transaksi di platform tersebut terbanyak berasal dari aplikasi Zalora, berjumlah 70 persen.

Baca juga: Zalora sediakan dompet digital untuk bayar belanja

Baca juga: Zalora punya fitur Follow mirip medsos

Baca juga: Tips belanja online saat Harbolnas

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar