Peringatan gelombang tinggi disampaikan BBMKG di Papua-Papua Barat

Peringatan gelombang tinggi disampaikan BBMKG di Papua-Papua Barat

Prakiraan cuaca di salah satu kabupaten di Papua. (FOTO ANTARA/HO-BBMKG Wilayah V Jayapura)

Masyarakat perlu waspada potensi gelombang tinggi mencapai 2,0-2,5 meter di wilayah Perairan Papua Barat dan Perairan Utara Papua.
Jayapura (ANTARA) - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura, Provinsi Papua mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di wilayah perairan Papua dan Papua Barat yang berlaku selama 24 jam, mulai Jumat (6/12).

Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura Petrus Demon Sili di Jayapura, Jumat, mengemukakan masyarakat perlu waspada potensi gelombang tinggi mencapai 2,0-2,5 meter di wilayah Perairan Papua Barat dan Perairan Utara Papua.

"Samudera Pasifik di utara Papua Barat dengan keadaan cuaca hujan ringan, angin bertiup dari arah barat-utara dengan kecepatan 03-15 knots, tinggi gelombang signifikan 1,00-2,00 meter," ujarnya.

Di Perairan Raja Ampat-Sorong, katanya, keadaan cuaca hujan ringan, angin bertiup dari selatan-barat dengan kecepatan 03-15 knots, tinggi gelombang signifikan 0,10-2,00 meter. Di perairan Fak Fak-Kaimana, keadaan cuaca hujan ringan, arah angin bertiup dari selatan-barat dengan kecepatan 03-15 knots, dan tinggi gelombang signifikan 0,10-1,00 meter.

Selanjutnya, kata dia, di Perairan Manokwari, keadaan cuaca hujan ringan, angin bertiup dari selatan-barat dengan kecepatan 03-15 knots, tinggi gelombang signifikan 1,00-2,00 meter. Di Samudera Pasifik Utara Biak, keadaan cuaca hujan lokal, arah angin bertiup dari barat-barat laut dengan kecepatan 06-15 knots, tinggi gelombang signifikan 1,50-2,00 meter.

Di Perairan Biak, keadaan cuaca berawan, angin bertiup dari barat-barat laut dengan kecepatan 02-15 knots, tinggi gelombang signifikan 0,20-2,00 meter. Di Teluk Cenderawasih, keadaan cuaca hujan lokal, arah angin bertiup dari variabel-variabel dengan kecepatan 02-15 knots, tinggi gelombang signifikan 0,20-1,00 meter.

Di Samudera Pasifik Utara Jayapura, keadaan cuaca berawan, angin bertiup dari arah tenggara-barat dengan kecepatan 06-15 knots, tinggi gelombang signifikan 01,50-2,00 meter. Di Perairan Jayapura-Sarmi keadaan cuaca hujan lokal, arah angin bertiup dari tenggara-barat dengan kecepatan 02-10 knots, tinggi gelombang signifikan 1,00-2,00 meter.

Di Perairan Agats-Amamapare, keadaan cuaca berawan, arah angin bertiup dari tenggara-selatan dengan kecepatan 05-15 knots, tinggi gelombang signifikan 0,25-0,75 meter. Di Perairan Yosudarso, keadaan cuaca berawan, angin bertiup dari arah tenggara-barat daya dengan kecepatan 05-15 knots, dan tinggi gelombang signifikan 0,25-0,75 meter.

Di Perairan Merauke, tambah Petrus, keadaan cuaca berawan, arah angin bertiup dari timur laut-tenggara dengan kecepatan 05-15 knots, tinggi gelombang signifikan 0,25-0,75 meter dan di Laut Arafuru bagian timur keadaan cuaca cerah berawan, angin bertiup dari arah timur-selatan dengan kecepatan 05-15 knots, tinggi gelombang signifikan 0,25-1,00 meter, demikian  Petrus Demon Sili.

Baca juga: Gelombang tinggi perairan Papua disebabkan Siklon Tropis Kammuri

Baca juga: BBMKG sampaikan peringatan gelombang tinggi Papua-Papua Barat

Baca juga: Gelombang tinggi berpotensi terjadi di perairan Papua-Papua Barat


Pewarta: Musa Abubar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMKG : Waspada potensi hujan lebat pada 18-23 Januari

Komentar