Dispar Kulon Progo keluarkan edaran pelayanan wisatawan libur Natal

Dispar Kulon Progo keluarkan edaran pelayanan wisatawan libur Natal

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Niken Probo Laras. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Sapta Pesona ini harus dipegang teguh, supaya objek wisata yang ada di Kulon Progo dapat bersaing dengan daerah lain
Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada pengelola objek wisata supaya melayani wisatawan dengan baik saat libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Niken Probo Laras di Kulon Progo, Selasa, mengatakan surat edaran ditujukan kepada pengelola objek wisata baik yang dikelola pemerintah kabupaten, swasta dan desa wisata.

"Kami minta pelaku wisata melayani wisatawan dengan baik, supaya mereka puas berwisata dan di kemudian hari kembali berwisata kembali ke Kulon Progo," kata Niken.

Baca juga: Pemerintah diharapkan percepat pembangunan infrastruktur pendukung BIY

Ia mengatakan surat edaran juga berisi tentang imbauan kepada pelaku wisata supaya mengedepankan Sapta Pesona, yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah-tamah, dan kenangan untuk menarik wisatawan berkunjung ke Kulon Progo.

"Sapta Pesona ini harus dipegang teguh, supaya objek wisata yang ada di Kulon Progo dapat bersaing dengan daerah lain," katanya.

Niken juga mengimbau pelaku wisata yang menyelenggarakan kegiatan pertunjukan seni atau atraksi selama libur Natal dan tahun baru supaya dikoordinasikan dengan Dinas Pariwisata.

"Kami akan membantu publikasi kepada masyarakat luas, supaya banyak pengunjung yang datang," katanya.

Dinas Pariwisata Kulon Progo juga akan menyelenggarakan acara pergantian tahun baru yang dipusatkan di Embung To Negoro di Desa Banjaroya, Kecamatan Kalibawang.

Baca juga: Sultan yakin DIY bisa jadi pusat distribusi logistik

"Bupati dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah akan meninjau ke sana. Tapi sebelumnya mereka terlebih dahulu di Taman Budaya Kulon Progo untuk menonton pertunjukan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan," katanya.

Terkait target kunjungan wisatawan dan pendapatan retribusi wisata, Niken enggan menyebutkan secara rinci. "Targetnya seperti tahun lalu," katanya singkat.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kulon Progo Muhtarom Asrori menilai Dinas Pariwisata hanya menjalankan agenda rutin saja setiap libur Natal dan tahun baru.

Seharusnya Dinas Pariwisata merangkul pelaku wisata supaya secara mandiri membuat kegiatan sehingga dapat menarik wisatawan.

"Semoga saja dan saya berharap Dinas Pariwisata lebih inovatif setiap menyambut libur nasional untuk menggeliatkan pariwisata," katanya.

Baca juga: Dispar selenggarakan "Gunung Kidul Beach Camp and Run 2019"

Pewarta: Sutarmi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Resmikan Underpass YIA, Presiden berharap ekonomi DIY meningkat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar