UNIDO tawarkan bantuan digitalisasi UMKM Indonesia

UNIDO tawarkan bantuan digitalisasi UMKM Indonesia

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Austria merangkap Slovenia Darmansjah Djumala di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM Jakarta, Jumat (17/1/2020) (Humas Kemenkop)

Tawaran bantuan dari UNIDO ini sangat penting mengingat digitalisasi UMKM menjadi prioritas Kementerian Koperasi dan UKM untuk memperluas pasar offline dan online.
Jakarta (ANTARA) - United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) yang berkantor pusat di Wina, Austria, menawarkan bantuan digitalisasi bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Austria merangkap Slovenia Darmansjah Djumala di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM Jakarta, Jumat, untuk menjajaki kerja sama dengan UNIDO dalam bentuk bantuan teknis digitalisasi UMKM sekaligus upaya peningkatan potensi produk ekspor dan pameran UMKM ke Austria.

“Tawaran bantuan dari UNIDO ini sangat penting mengingat digitalisasi UMKM menjadi prioritas Kementerian Koperasi dan UKM untuk memperluas pasar offline dan online,” kata Teten Masduki.

Baca juga: Produk UMKM Indonesia diupayakan tembus pasar lebih luas di Rusia

Selain itu, Teten mengatakan pertemuan juga membahas potensi produk ekspor UMKM ke Austria. Melalui market inteligent produk yang akan diekspor ke Austria diharapkan merupakan produk yang dibutuhkan masyarakat di wilayah itu.

Pihaknya juga berencana menjadikan pameran di Austria sebagai ajang mempromosikan produk UMKM Indonesia dan mempertemukan pelaku dengan para buyer.

Djumala yang juga menjadi Wakil Tetap RI untuk Kantor PBB di Wina dan organisasi UNIDO mengatakan bantuan digitalisasi UMKM yang akan diberikan berupa bantuan teknis dalam rangka desain piranti lunak bagi UKM dengan aplikasi teknologi. "Dengan demikian UKM dapat memasarkan produknya melalui aplikasi," kata Djumala.

Selain bantuan UNIDO, Djumala juga menyampaikan potensi ekspor ke Austria seperti produk kayu, kopi, teh, dan tekstil.

Baca juga: Menteri Teten alokasikan seluruh LPDB-KUMKM untuk koperasi

Terkait pameran, Austria tahun ini akan menyelenggarakan pameran produk kayu dan gastronomi khususnya beras hitam dan beras aromatik. Djumala mengatakan pameran ini merupakan kesempatan yang baik bagi UKM untuk memperkenalkan produk Indonesia ke Eropa.

"Austria adalah negara paling tengah di kawasan Eropa, kalau mengadakan pameran di Austria maka semua negara Eropa akan hadir," kata Djumala.

Ia menyampaikan, nilai ekspor Indonesia ke Austria mencapai 440 juta dolar AS.

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menkop dan UKM sebut Solo Great Sale gairahkan perdagangan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar