Utusan AS: Ancaman Iran akan semakin mengisolasi negaranya

Utusan AS: Ancaman Iran akan semakin mengisolasi negaranya

Amerika Serikat mengirimkan pesawat pengebom yang mampu membawa senjata nuklir, B-52, ke kawasan Teluk untuk mengatasi ancaman yang disebutkan dari Iran terhadap militer AS di kawasan Timur Tengah (AFP)

Selama rezim mengancam dunia, pihaknya akan semakin terisolasi,
Washington (ANTARA) - Ancaman yang dilontarkan oleh Iran hanya akan mengisolasi lebih jauh negara tersebut, demikian utusan AS untuk Iran pada Jumat setelah pemimpin spiritual Ayatollah Ali Khamenei menyebut perlawanan mereka dapat dilakukan di luar perbatasan Iran.

"Selama rezim mengancam dunia, pihaknya akan semakin terisolasi," kata Brian Hook, utusan khusus AS untuk Iran, kepada wartawan. "Sampai Iran berperilaku seperti negara normal, isolasi terhadapnya hanya akan semakin parah," katanya.

Dalam khotbah Jumat pertama selama kurun delapan tahun, Khamenei mengatakan di hadapan para jemaah yang meneriakkan "Matilah Amerika" bahwa Pengawal Revolusi dapat bertempur di luar perbatasan Iran pascakematian jenderal besar Iran.

Presiden Donald Trump pada 2018 menarik Amerika Serikat dari perjanjian nuklir antara Iran dan negara besar dunia, dengan dalih perjanjian itu terlalu rapuh dan bahwa sanksi baru akan memaksa Iran menerima persyaratan yang lebih ketat.

Permusuhan kedua negara semakin parah pada Januari ini setelah Amerika Serikat menewaskan komandan militer paling berpengaruh Iran dalam serangan pesawat nirawak di Irak dan serangan roket oleh Iran terhadap target AS di Irak, sebagai aksi balasan atas kematian sang jenderal.

Sumber: Reuters

Baca juga: 11 tentara AS cedera dalam serangan rudal Iran 8 Januari
Baca juga: Foto-foto pasukan AS yang terluka viral, benarkah akibat perlawanan Iran?

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Petugas evakuasi 75 warga terisolasi akibat banjir bandang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar