Sosok Ade Irawan di mata Slamet Raharjo

Sosok Ade Irawan di mata Slamet Raharjo

Aktor senior Slamet Rahardjo ditemui usai pemakaman aktris senior Ade Irawan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Sabtu (18/1/2020) ANTARA/Maria Cicilia Galuh/pri.

Jakarta (ANTARA) - Bagi aktor senior Slamet Rahardjo sosok pekerja keras seperti Ade Irawan harus menjadi panutan untuk para aktor dan aktris pendatang baru, khususnya dari sisi profesionalitas.

"Bu Ade yang saya lihat ini contoh orang lama, disiplin, tidak pernah telat, nah ini yang menarik bagi saya. Ini mungkin kepergian Ade itu memberikan pesan kalau sudah memilih hidup sebagai pemain, tolonglah profesional sebagai pemain," ujar Slamet ditemui saat pemakaman aktris senior Ade Irawan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Sabtu.

"Jangan baru datang, terus enggak tahu take mana yang mau diambil sehingga demikian orang-orang lama ini merupakan kakak bagi saya," lanjut Slamet.

Sebagai aktris, Ade juga dianggap oleh Slamet sebagai orang yang tepat waktu dan tidak pernah mengeluh.

"Orangnya tegas, enggak cerewet, dia tau menunggu itu bukan suatu yang enak. Tapi dia bukan orang yang manja. Saya hormat. Saya adalah orang yang menemani Pak Bambang semasa hidup dan memang dia luar biasa," jelas Slamet.

Pemain film "Ghost Writer" itu, mengatakan awalnya hanya kenal dengan suami Ade yakni Bambang Irawan. Namun, Slamet lama-lama melihat bakat akting dalam diri Ade.

"Saya sebenarnya melihat Bu Ade itu istri Bambang Irawan, saya awalnya tidak mengenal dia sebagai aktris, tapi dia istrinya aktor terkenal. Tapi setelah makin lama saya lihat, ternyata dia punya bakat," kata Slamet.

Slamet pun mengungkapkan kata-kata perpisahan untuk Ade Irawan, "Selamat jalan Mbak Ade, kamu enggak sia-sia kok, kamu punya anak yang hebat-hebat. Kamu punya anak muda berbakat titipan Mbak Ade. Dia enggak ngomong ke saya tapi dia memberikan contoh untuk saya, tepat waktu."


Baca juga: Kondisi Ade Irawan terus menurun sejak kepergian Ria

Baca juga: Jenazah Ade Irawan dimakamkan hari ini

Baca juga: Ade Irawan raih penghargaan "Lifetime Achievement" Piala Citra 2019

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sosok Arswendo di mata Slamet Rahardjo

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar