Pembangunan bendungan di ibu kota baru negara telan dana Rp800 miliar

Pembangunan bendungan di ibu kota baru negara telan dana Rp800 miliar

Ilustrasi: Pembangunan di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser utara yang resmi dihentikan pada November 2017, dengan kondisi pengerjaan sekitar 85 persen. (Antaranews/Novi Abdi)

Anggaran pembangunan Bendungan Sepaku untuk memenuhi kebutuhan air bersih di ibu kota negara baru itu dari APBN mencapai kurang lebih Rp800 miliar
Penajam (ANTARA) - Proyek pembangunan bendungan di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sebagai persiapan pemindahan ibu kota negara mencapai sekitar Rp800 miliar.

Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara, Nicko Herlambang saat dihubungi di Penajam, Senin, mengatakan anggaran pembangunan bendungan di wilayah Kecamatan Sepaku bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"Anggaran pembangunan Bendungan Sepaku untuk memenuhi kebutuhan air bersih di ibu kota negara baru itu dari APBN mencapai kurang lebih Rp800 miliar," ungkapnya.

Anggaran itu terbagi untuk pembebasan lahan sekitar Rp200 miliar dan sekitar Rp600 miliar untuk konstruksi tubuh bendungan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) rencananya akan melakukan pembebasan lahan lokasi pembangunan bendungan di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut dalam tiga tahun.

"Pembebasan lahan untuk tubuh Bendungan Sepaku mulai dilaksanakan Februari 2020, kemudian pembebasan lahan areal genangan dilakukan bertahap selama tiga tahun," jelas Nicko Herlambang.

Luasan lokasi pembangunan bendungan di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut mencapai sekitar 378 hektare, terdiri dari 36 hektare untuk tubuh bendungan dan luas genangan sekitar 342 hektare.

Surat penetapan lokasi pembangunan bendungan di wilayah Kecamatan Sepaku telah ditandatangani Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor pada 20 Desember 2019.

Sedikitnya sejumlah wilayah di Kecamatan Sepaku yakni, Desa Sukomulyo, Argomulyo dan Desa Tengin Baru masuk dalam proyek pembangunan bendungan untuk penyediaan air bersih yang memiliki daya tampung 11,6 juta meter kubik dengan debit 2,4 meter kubik per detik tersebut.

Baca juga: Bendungan Sepaku Penajam mulai dikerjakan 2020 persiapan ibu kota

Baca juga: PUPR diharapkan tangani pembebasan lahan Bendungan Sepaku Penajam

Pewarta: Novi Abdi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ahok disebut jadi kandidat Kepala Badan Otorita IKN

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar