Gubernur: Sumsel segera bangun PLTU

Gubernur: Sumsel segera bangun PLTU

Gubernur Sumsel Herman Deru (Dok.Humas Pemprov)

Palembang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, provinsi itu segera membangun PLTU direncanakan akan dibangun di Kabupaten Ogan Komering Ulu guna menambah pasokan penerangan bagi masyarakat.

Pembangkit Listrik Tenaga Uap di provinsi itu segera terwujud karena pihaknya terus mendorong dan memfasilitasi pendirian pembangkit listrik tersebut, kata gubernur di Palembang, Jumat.

Pihaknya juga telah melaksanakan kunjungan untuk melihat keberadaan PLTU di Cilacap, Jawa Tengah sehingga dalam membangun nanti akan lebih baik.

Menurut dia, apalagi Sumsel penghasil tambang batubara terbesar di Indonesia, hal ini mempermudah langkah untuk menjadikan daerah itu sebagai Lumbung Energi Listrik.

Gubernur merasa optimistis daerah ini bisa segera memiliki PLTU karena sumber daya aklam yang dimiliki sangat banyak.

"Setelah menyaksikan langsung apa dan bagaimana yang dilakukan PLTU Cilacap, di sini tidak ada batubara tapi bisa membangun PLTU, saya yakin Sumsel bisa dan mampu membangun PLTU untuk pasokan istrik bagi rakyat langsung dari mulut tambang," ujar gubernur.

Kunjungan ke PLTU Cilacap ini, dilanjut dia, untuk menambah ilmu dan pengalaman, serta banyak hal yang bisa dipelajari dan diterapkan di Sumsel.

"Tidak ada masalah dengan lingkungan dan penghijauan. Ramah dengan tetangga (masyarakat) di lingkungan sekitar.

Jadi yang utama saat melaksanakan pembangunan PLTU bagaimana manajemen mengelola listrik dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki, ujar dia.

Yang paling penting lagi, lanjut dia, untuk lokasi di kawasan tambang bagaimana pihak pengelola dapat melakukan reklamasi sekitar tambangnya.

Jadi hal itu perlu dipikirkan. Juga bagaimana manfaatnya bagi masyarakat sekitar, tambah gubernur.
 

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pelet sampah TPA Kebon Kongok jadi substitusi batubara PLTU Jeranjang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar