Arief: Banjir di Periuk akibat intensitas curah hujan tinggi

Arief: Banjir di Periuk akibat intensitas curah hujan tinggi

Dokumentasi - Seorang nenek menggendong cucunya menaiki ban saat terjadi banjir di kawasan Periuk, Tangerang, Banten, Rabu (29/1). Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan tanggul kali Sabi jebol karena tidak mampu menahan debit air dan merendam pemukiman warga.

Tangerang (ANTARA) - Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah, mengatakan banjir yang melanda wilayah Kecamatan Periuk pada Sabtu (1/2), dikarenakan oleh intensitas curah hujan tinggi dan juga banjir kiriman yang menyebabkan Kali Ledug meluap hingga ke permukiman warga.

"Pompa air sudah kita buka tujuh, tapi ternyata yang dari belakang volume air, meluap juga Kali Cirarab," ucap Walikota saat memimpin Apel Pagi Pegawai di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin.

Pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin dalam menangani luapan air dari Kali Ledug dan banjir di wilayah Periuk.

"Kanan sudah diturap, yang kiri masih dalam proses, mau dilanjutkan pembangunannya tapi kondisi hujan terus. Tapi, mau tidak mau pembangunannya harus diselesaikan karena itu salah satu solusi," katanya.

Baca juga: Tangerang buat tanggul sementara atasi banjir Periuk

Baca juga: PUPR Tangerang perbaiki tanggul dan normalisasi sungai pascabanjir

Baca juga: Pemkot Tangerang percepat perbaikan tanggul jebol


Selanjutnya, Pemkot Tangerang akan segera melakukan penanganan jangka menengah dan panjang terkait banjir yang melanda wilayah Periuk.

Penanganan banjir bukan hanya tugas salah satu OPD saja, kata Arif, namun tugas seluruh pemangku kepentingan di Pemkot Tangerang.

"Fokus kita sekarang untuk penanganan jangka menengah dan panjangnya. Nanti kalau turapnya jadi kanan dan kiri di sepanjang Kali Ledug akan bagaimana, paling tidak terantisipasi seperti Perumahan Total Persada," katanya.

"Untuk OPD yang lain juga tolong bantu. Jangan dikira penanganan banjir hanya tugasnya BPBD, PUPR, Dinsos, Dinkes tapi seperti Dinas Pendidikan terus berikan sosialisasi ke pelajar-pelajar pentingnya menjaga lingkungan," katanya.*

Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar