GSMA akan bahas kemungkinan dibatalkannya MWC 2020

GSMA akan bahas kemungkinan dibatalkannya MWC 2020

Suasana Mobile World Congress (MWC) 2019 di Barcelona. (mwcbarcelona.com)

Jakarta (ANTARA) - Organisasi telekomunikasi GSMA, yang juga merupakan penyelenggara Mobile World Congress (MWC), akan mengadakan pertemuan dewan pada Jumat (14/2) untuk membahas kemungkinan dibatalkannya MWC 2020, setelah sejumlah raksasa teknologi menarik diri acara tersebut dikarenakan virus corona.

MWC, yang dijadwalkan berlangsung pada 24-27 Februari di Barcelona, Spanyol, merupakan pertemuan tahunan industri telekomunikasi terbesar.

Baca juga: MWC 2020 larang kedatangan wisatawan Hubei

Dikutip dari Reuters, Rabu, acara global itu terancam batal diselenggarakan setelah wabah virus corona, yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 1.000 orang, sebagian besar di daratan China, yang mendorong perusahaan teknologi dan telekomunikasi AS, seperti Cisco, Sprint dan Facebook menarik diri.

Sejumlah perusahaan mulai dari NTT Docomo dan Sony asal Jepang, hingga pembuat prosesor asal AS, Intel dan Nvidia, telah mengundurkan diri dari konferensi telekomunikasi internasional yang menarik lebih dari 100.000 pengunjung itu.

Baca juga: Samsung kurangi perwakilannya di MWC 2020 terkait wabah corona

Menambah kekhawatiran atas dampak epidemi tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (11/2) memperingatkan bahwa wabah virus tersebut merupakan ancaman global yang berpotensi lebih buruk daripada terorisme.

Pembatalan acara ini akan menjadi pukulan besar bagi ibu kota Catalonia itu.

Pameran tersebut biasanya menyumbang 500 juta dolar AS untuk ekonomi lokal, ketika para delegasi pergi ke pasar lokal, atau makan di kafe dan restoran, atau sekadar berkeliling Barcelona dengan menggunakan taksi.

Baca juga: Nvidia mundur dari MWC 2020 karena wabah corona

GSMA, yang mewakili 750 operator dan 350 perusahaan lain di industri seluler, mulai dari Deutsche Telekom Jerman hingga Huawei China, menjadi tuan rumah kongres tersebut.

Dewan GSMA terdiri dari 26 pemimpin dari sejumlah grup telekomunikasi terbesar di dunia, dan saat ini diketuai oleh Stéphane Richard, CEO Orange, perusahaan telekomunikasi terbesar di Prancis.

Dalam hal pembatalan penuh acara, penyelenggara bergantung pada apakah pemerintah Spanyol mengubah saran kesehatannya terhadap virus corona.

Menteri Kesehatan Spanyol Salvador Illa, Selasa (11/2), mengatakan bahwa tidak ada alasan kesehatan untuk acara tersebut tidak dilakukan.

Illa menambahkan bahwa langkah-langkah kesehatan tambahan terkait dengan MWC kemungkinan akan diumumkan pada hari Rabu, demikian Reuters.

Baca juga: Intel dan Vivo tarik diri dari MWC 2020 karena virus corona

Baca juga: Sony dan Amazon mundur dari MWC 2020


Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Penyemprotan massal disinfektan dengan drone dan water cannon

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar