Dinkes: Warga Sulsel di Natuna baik-baik saja

Dinkes: Warga Sulsel di Natuna baik-baik saja

Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari kesembilan di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Senin (10/2/2020). ANTARA/M Risyal Hidayat/hp

mereka akan dipulangkan ke keluarganya
Makassar (ANTARA) - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, dr Nurul mengemukakan bahwa sampai saat ini kondisi warga Sulsel yang sedang diobservasi di Natuna Provinsi Riau dalam keadaan baik-baik saja.

"Sampai sekarang kami belum dapat info bahwa ada yang terinfeksi virus corona, artinya semua yang ada di sana baik-baik saja, termasuk dari Sulsel," ungkapnya di Makassar, Rabu.

Ia menilai, observasi oleh pemerintah sangat super ketat sehingga memungkinkan agar kondisi ratusan warga Indonesia yang telah dievakuasi dari Wuhan China mendapat perawatan sangat baik.

Baca juga: Ridwan Kamil: Jabar masih negatif virus corona
Baca juga: Masa observasi 78 WNI kru kapal Jepang berakhir 19 Februari 2020


Sebelumnya Indonesia telah berhasil mengevakuasi 245 Warga Negara Indonesia yang berada di Wuhan China pada 1 Februari lalu dan sekarang mereka dikarantina di Pulau Natuna selama 14 hari untuk pemeriksaan lanjutan.

"Tetapi ketika warga sudah dikembalikan artinya negara sudah menjamin kesehatannya untuk bisa kembali. Jadi ketika warga Sulsel yang di Natuna kembali ke keluarganya, kita harap masyarakat tidak khawatir berlebihan," katanya.

Senada, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ichsan menyampaikan belum ada koordinasi yang mengkhawatirkan dari pusat, termasuk jadwal untuk memulangkan warga Indonesia yang saat ini ada di Natuna.

Meski demikian, kata dia, Pemerintah Provinsi Sulsel tetap memiliki persiapan untuk menunggu tindak lanjut pemerintah pusat, khususnya untuk pemulangan warga Sulsel dari Natuna. Ini tentunya sesuai dengan prosedur masing-masing di setiap daerah.

"Kita tunggu dari pihak yang menangani. Jika proses 14 hari itu selesai maka mereka akan dipulangkan ke keluarganya," katanya.

Baca juga: Disinformasi, serangan virus corona masuk dari 19 bandara di Indonesia
Baca juga: Lab Balitbangkes andal deteksi virus corona berstandar WHO


Mengenai virus corona maupun virus lainnya, kata dr Ichsan, harus dicegah dengan memperhatikan higyene perseorangan dan lingkungan.

"Hal sederhana seperti cuci tangan, itu penting. Menjaga kesehatan dan istirahat yang cukup. Ini perlu diperhatikan," katanya.

Selain itu, dr Ichsan juga mengimbau agar warga yang sakit membiasakan penggunaan masker.
"Artinya penggunaan masker diharapkan bagi orang-orang yang sakit. Tidak harus semua orang mesti pake masker, tapi yang penderita penyakit menular seperti flu harus pakai masker agar tidak menularkan ke orang lain," jelasnya.

Sebelumnya Gubernur Sulsel,Prof Nurdin Abdullah menyampaikan bahwa ada tiga orang warga Sulsel asal Kabupaten Bulukumba yang tengah dikarantina di Pulau Natuna.

Baca juga: Warga yang diobservasi corona di Sumut sudah 83 orang
Baca juga: 12 santri asal Blitar jalani screening lanjutan pulang dari Malaysia


 

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menikmati jejak purba di pulau terluar Indonesia, Natuna

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar