Karena corona, Nike sementara tutup kantor di Eropa

Karena corona, Nike sementara tutup kantor di Eropa

Pintu masuk kantor pusat Nike di Hilversum Belanda, tempat karyawan dari berbagai negara bekerja. Gambar diambil pada Senin (2/3/2020). ANTARA/REUTERS/Eva Plevier/tm (REUTERS/EVA PLEVIER)

Amsterdam (ANTARA) - Sejumlah kantor pusat Nike untuk wilayah Eropa di Belanda ditutup pada Senin dan Selasa setelah seorang pegawai tertular jenis baru virus corona (COVID-19).

Dari informasi surat elektronik internal kantor, sebagaimana dikutip kantor berita Belanda, ANP, kantor Nike di Hilversum akan dibersihkan terlebih dahulu dengan cairan antibakteri (disinfektan). Pegawai Nike yang dilaporkan tertular saat ini masih menjalani karantina secara mandiri selama 14 hari.

"Kantor tersebut masih ditutup," kata seorang petugas keamanan yang ditemui di lokasi.

Setidaknya 2.000 pegawai Nike dari 80 negara bekerja di kantor tersebut.

Otoritas kesehatan Belanda melaporkan 10 pasien tertular virus sejak 28 Februari.

Jenis baru virus corona, atau  COVID-19, mulai mewabah di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China sejak akhir tahun lalu. Saat ini, virus tersebut telah menyebar ke lebih dari 50 negara di luar China.

COVID-19 memiliki gejala yang mirip dengan influenza dan penyakit infeksi pernapasan pada umumnya, antara lain batuk, bersin, dan sesak napas. Virus menular tidak melalui udara, melainkan lewat kontak cairan tubuh yang dikeluarkan dari bersin dan batuk.

Sumber: Reuters

Baca juga: Belanda, Israel temukan kasus kedua infeksi corona di wilayahnya

Baca juga: Dua pegawai Amazon Italia terinfeksi virus corona

Baca juga: Virus corona, Jepang tunda kedatangan tim Indonesia terkait Olimpiade


 

Presiden Jokowi konfirmasi 2 orang di Indonesia terinfeksi virus Corona

Penerjemah: Genta Tenri Mawangi
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar