Operasional PT Freeport normal pasca-penembakan Mapolsek Tembagapura

Operasional PT Freeport normal pasca-penembakan Mapolsek Tembagapura

Ilustrasi: Sejumlah Haul Truck dioperasikan di area tambang terbuka PT Freeport Indonesia di Timika, Papua (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/kye/am).

Seluruh kegiatan operasional PT Freeport Indonesia baik itu penambangan maupun lainnya berlangsung normal, termasuk mobilitas karyawan
Tembagapura (ANTARA) - Juru bicara PT Freeport Indonesia Riza Pratama mengaku kegiatan operasional perusahaan berlangsung normal pasca-penembakan Mapolsek Tembagapura .

"Seluruh kegiatan operasional PT Freeport Indonesia baik itu penambangan maupun lainnya berlangsung normal, termasuk mobilitas karyawan," kata Riza kepada Antara di Timika, Rabu.
 
Walaupun demikian, lanjut dia, manajemen meminta agar masyarakat terutama karyawan yang berada di Tembagapura dan sekitarnya tetap waspada.

Baca juga: Menteri ESDM ingatkan Freeport utamakan masyarakat Papua

Ketika ditanya apakah ada rencana PT Freeport Indonesia membangun kembali rumah sakit di Bantu, Reza Pratama mengaku hingga kini belum ada rencana untuk membangun kembali rumah sakit yang dibakar pada tahun 2018 lalu.

Sementara itu Kapolsek Tembagapura Akp Hermanto secara terpisah mengakui beberapa hari terakhir Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan penyerangan terhadap Mapolsek dengan menembaki dari arah belakang.

Anggota Kepolisian, kata dia, saat ini siaga guna mengantisipasi adanya tembakan dadakan dari KKB.

Baca juga: Polsek Tembagapura diserang gerombolan bersenjata, satu terluka
 

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polda Papua batasi pergerakan KKB

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar