KAJ: Bisa tetap salaman tapi jaga kebersihan tangan, antisipasi corona

KAJ: Bisa tetap salaman tapi jaga kebersihan tangan, antisipasi corona

Ilustrasi - Petugas menyelesaikan dekorasi Natal di Gereja Katedral, Jakarta, Senin (23/12/2019). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.

Keuskupan Agung Jakarta menganjurkan penerimaan komuni sebaiknya menggunakan tangan
Jakarta (ANTARA) - Keuskupan Agung Jakarta mengatakan umat yang datang beribadah di gereja-gereja Katolik di Jakarta bisa tetap bersalaman akan tetapi mereka harus tetap menjaga kebersihan tangan dalam rangka mengantisipasi penularan dan penyebaran COVID-19.

"Ritus Salam Damai dengan bersalaman masih dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan kebersihan tangan masing-masing," kata Sekretaris Keuskupan Agung Jakarta Romo Adi Prasojo Pr dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu.

Selain berjabat tangan, dia menuturkan Salam Damai juga dapat dilakukan dengan cara lain, seperti menganggukkan kepala sambil mengatupkan kedua tangan di dada.

"Umat boleh tidak melakukan Salam Damai," ujar Adi.

Ia menuturkan meskipun perlu waspada terhadap penularan dan penyebaran COVID-19, umat Katolik diimbau tidak perlu panik dan mengambil langkah-langkah yang tidak perlu dilakukan.

Umat Katolik dapat tetap beribadah di gereja, namun bagi mereka yang sedang menderita sakit pernafasan, seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan, disarankan tinggal di rumah dan berobat ke dokter.

Baca juga: Uskup Semarang usulkan penyesuaian tata cara ibadah terkait COVID-19

Umat Katolik juga diharapkan merawat kebersihan tangan masing-masing dengan membawa "hand sanitizer" sendiri.

Ia mengatakan air suci di pintu masuk gereja tetap disediakan, sedangkan umat dapat menggunakannya ataupun tidak.

Keuskupan Agung Jakarta menganjurkan penerimaan komuni sebaiknya menggunakan tangan.

Pada Upacara Penghormatan Salib dalam ibadah Jumat Agung pada 2020, umat dapat membawa dan menggunakan salibnya masing-masing.

Dua warga negara Indonesia yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19 adalah perempuan berusia 31 tahun dan ibunya yang berusia 64 tahun. Mereka tinggal di Depok, Jawa Barat.

Sejak Minggu (1/3) hingga saat ini, dua pasien tersebut dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Jakarta Utara.

Baca juga: Wajib cuci tangan setelah melakukan hal-hal ini
Baca juga: Presiden berikan kiat cegah penularan virus corona

 

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polda Jabar siapkan anggota di pusat perbelanjaan & rumah ibadah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar