Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto beserta sejumlah pengurus partainya menyambangi Istana Negara, Jumat petang untuk bertemu Presiden RI Joko Widodo.

Dalam pertemuan itu Airlangga mengaku membahas virus Corona hingga Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

"Pertemuan bukan hanya untuk pengurus Golkar tapi tentu dengan beberapa pimpinan partai. Yang dibahas antara lain update mengenai corona, cara penanganan dan antisipasi oleh pemerintah, kemudian terkait rencana progress UU Cipta Kerja," kata Airlangga di Istana Negara, Jakarta, Jumat.

Baca juga: Temui SBY di Cikeas, Airlangga jelaskan Omnibus Law dan jajaki koalisi

Airlangga mengatakan mengenai corona, disampaikan terkait dengan apa yang disiapkan pemerintah dalam penanganan, termasuk mempersiapkan rumah sakit dan persiapan lainnya.

Sedangkan menyoal RUU Cipta Kerja, kata Airlangga, pihaknya menyampaikan akan dibahas setelah reses. Dia mengatakan Presiden tidak meminta waktu secara spesifik kapan RUU itu sebaiknya dibahas.

Airlangga yang sebelumnya sempat bertemu dengan sejumlah petinggi partai politik lain, menyampaikan hampir seluruh partai baik koalisi pemerintah maupun di luar koalisi, siap melakukan pembahasan dan akan memberikan usulan konstruktif terkait Omnibus Law.

Menurut Airlangga, partai politik umumnya memberikan catatan terkait dengan sosialisasi RUU Cipta Kerja agar dapat dilakukan lebih intensif dan melibatkan kalangan profesional.

Airlangga yang juga Menteri Koordinator bidang Perekonomian itu menekankan proses pembahasan RUU tersebut akan berlangsung di DPR RI.

Baca juga: Airlangga sebut pendirian PT bisa perorangan lewat Omnibus Law

Terkait adanya masukan dari sejumlah elemen soal RUU tersebut, maka akan ditampung dalam proses pembahasan di DPR RI, melalui rapat dengar pendapat umum.

"Nah disitulah masukan-masukan dari berbagai unsur di masyarakat, kaum profesi bisa disampaikan pada DPR untuk menjadi daftar inventarisasi masalah dari masing masing fraksi," jelasnya.

Dalam kesempatan itu Airlangga didampingi Wakil Ketua Umum Golkar Azis Syamsudin, serta Sekjen Golkar Lodewijk Paulus.

Baca juga: Menko Airlangga tegaskan tak ada resentralisasi dalam RUU Cipta Kerja

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2020