Satu pasien dalam pengawasan RSMS Purwokerto negatif COVID-19

Satu pasien dalam pengawasan RSMS Purwokerto negatif COVID-19

Ilustrasi - Petugas keamanan berjaga di depan ruang isolasi RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (6/3/2020). ANTARA/Sumarwoto

mereka memeriksakan diri untuk diteliti lebih lanjut
Purwokerto (ANTARA) - Satu pasien dalam pengawasan di ruang isolasi RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto dinyatakan negatif dari virus corona jenis baru (COVID-19), kata Wakil Direktur Pelayanan dan Kerja Sama RSMS Purwokerto dr. Moh. Targib, Sp.B.S.

"Kami telah menerima hasil uji laboratorium Balitbangkes Kemenkes, pasien tersebut dinyatakan negatif dan hari ini boleh pulang," katanya kepada wartawan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu.

Kendati demikian, dia mengatakan pasien asal Cilacap tersebut maupun dua pasien lainnya yang telah pulang lebih dulu tetap dalam pengawasan hingga masa inkubasi virus selesai.

RSMS Purwokerto selama bulan Maret melakukan pengawasan terhadap tiga pasien di ruang isolasi.

Lebih lanjut, Targib mengatakan tiga pasien tersebut datang ke rumah sakit di daerahnya dengan keluhan batuk serta sesak napas dan kebetulan mereka baru pulang dari luar negeri.

"Kemungkinan efek psikologis karena mereka (baru pulang) dari daerah terjangkit virus, ada ketakutan sendiri dan mereka memeriksakan diri untuk diteliti lebih lanjut," katanya.

Baca juga: Direktur RSMS Purwokerto imbau masyarakat tidak panik terhadap corona

Seperti diwartakan, RSMS Purwokerto dalam satu bulan terakhir melakukan pengawasan terhadap tiga pasien yang seluruhnya berjenis kelamin perempuan di ruang isolasi.

Pasien pertama berasal dari Banjarnegara, berusia 66 tahun, serta diketahui baru pulang dari Malaysia dan dirawat di RSMS Purwokerto sejak Selasa (3/3) malam.

Pasien kedua berasal dari Kebumen, berusia 34 tahun, dan diketahui baru pulang dari Taiwan serta menjalani perawatan di RSMS Purwokerto sejak Rabu (4/3) siang.

Pasien asal Banjarnegara dan Kebumen tersebut diperbolehkan pulang pada hari Senin (9/3) setelah dinyatakan negatif berdasarkan hasil uji laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan di Jakarta

Pasien ketiga berasal dari Cilacap, berusia 34 tahun, dan diketahui baru pulang dari Macau serta menjalani perawatan di RSMS Purwokerto sejak Kamis (5/3) malam dan diperbolehkan pulang pada hari Rabu (11/3).

Sementara pada bulan Februari, RSMS Purwokerto juga melakukan pengawasan terhadap dua pasien berjenis kelamin perempuan di ruang isolasi dan keduanya diperbolehkan pulang setelah dinyatakan negatif berdasarkan hasil uji laboratorium Balitbangkes Kemenkes.

Dua pasien tersebut terdiri atas anak seorang tenaga kerja asing (TKA) asal China yang dirujuk oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap pada tanggal 27 Januari dan diperbolehkan pulang pada tanggal 4 Februari 2020, serta seorang mahasiswi asal Cilacap yang baru pulang dari China dan memeriksakan diri secara sukarela di RSMS Purwokerto pada tanggal 1 Februari serta diperbolehkan pulang pada tanggal 5 Februari 2020.

Selain RSMS Purwokerto, RSUD Banyumas juga melakukan pengawasan terhadap dua pasien berjenis kelamin perempuan di ruang isolasi dan keduanya diperbolehkan pulang sejak hari Senin (9/3) setelah dinyatakan negatif dari penularan COVID-19 berdasarkan hasil uji laboratorium Balitbangkes Kemenkes.

Dalam hal ini, pasien pertama berusia 44 tahun diketahui baru pulang dari Hong Kong dan menjalani perawatan di RSUD Banyumas sejak hari Selasa (3/3), sedangkan pasien kedua berusia 26 tahun diketahui baru pulang dari Singapura dan menjalani perawatan di RSUD Banyumas sejak Rabu (4/3) siang.

Baca juga: Ganjar ingin Jateng miliki laboratorium yang bisa deteksi corona

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ventilator bantuan AS tiba di Indonesia awal Juni

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar