Wakil Menteri Pertanian Belanda dan Rektor IPB tanam pohon

Wakil Menteri Pertanian Belanda dan Rektor IPB tanam pohon

Wakil Menteri Pertanian dan Kualitas Pangan Negeri Belanda Jan Kees Goet dan Rektor IPB University Arif Satria bersama sejumlah Alumni Belanda melakukan penanaman pohon di halaman Gedung CCR, di kampus IPB Dramaga, Bogor, Rabu (11/3/2020). (ANTARA/HO/Humas IPB)

Bogor (ANTARA) - Wakil Menteri Pertanian dan Kualitas Pangan Negeri Belanda Jan Kees Goet dan Rektor IPB University Arif Satria bersama sejumlah Alumni Belanda melakukan penanaman pohon di halaman Gedung CCR,di Kampus IPB Dramaga, Bogor, Rabu.

Penanaman pohon ini digagas oleh jaringan Alumni Belanda di Indonesia yang difasilitasi lembaga fasilitator beasiswa ke Belanda, Nuffic Neso Indonesia.

Alumni Officer dari Nuffic Neso Indonesia, Dito Alif Pratama mengatakan, penanaman pohon ini diinspirasi oleh komunitas Gerakan Tanam Pohon (GTP) yang selalu aktif menanam pohon minimal setiap minggu bersama masyarakat di Kota Bogor.

Jaringan Alumni Belanda di Indonesia yang juga ada di Komunitas GTP, kata dia, mencetuskan program "Love Nature, Create Future" yang salah satu kegiatannya adalah kampanye penanaman pohon dengan tagar #1NLAlumni1Tree.

"Kegiatan 'Love Nature, Create Future' ini tidak hanya menanam pohon, juga diisi dengan kegiatan seperti mendaur ulang sampah atau membersihkan lingkungan," katanya.

Baca juga: IPC jajaki kerja sama pengelolaan pelabuhan dengan Port of Rotterdam

Menurut Dito, kegiatan Alumni Belanda ini akan dikelola oleh Generasi Cerdas Iklim (GCI) yang didirikan oleh alumni dari Universitas Wageningen, Ikrom Mustofa.

Ikrom yang mendirikan Yayasan GCI pada 2015 ini, hingga saat ini telah meraih sejumlah penghargaan, baik berkala nasional maupun internasional. "Kegiatan rutin GCI adalah pendidikan cerdas iklim dan upaya penyelamatan lingkungan, yang diberikan kepada anak-anak tingkat Sekolah Dasar di daerah rawan bencana di Indonesia," katanya.

Melalui pendidikan berbasis karakter dan kearifan lokal, Yayasan GCI melakukan aktivitas seperti menanam pohon, memilah sampah dan juga simulasi bencana. Yayasan GCI juga aktif melakukan kegiatan lainnya, seperti kampanye iklim, pelatihan kebencanaan dan beasiswa untuk anak di wilayah terdampak bencana.

Sementara itu, Komunitas GTP terbentuk dari keinginan alumni Fakultas Kehutanan IPB berkontribusi terhadap Kota Bogor melalui penanaman pohon.

Komunitas GTP yang didirikan pada 2015 telah melakukan banyak penanaman pohon di Kota bogor, baik di lingkungan kampus, sekolah, kantor pemerintah dan swasta serta di lokasi lokasi rawan bencana.

Komunitas GTP yang saat ini diketuai Irawati telah menanam pohon di 239 titik lokasi di Kota Bogor. "Kami dari GTP menyambut gembira karena Alumni Belanda juga ikut mendukung gerakan tanam pohon ini. Apalagi, kata dia, Alumni Belanda tersebar di seluruh Indonesia," katanya.
Baca juga: Raja Belanda sampaikan penyesalan dan permohonan maaf kepada Indonesia

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Aksi reboisasi selamatkan 30 ribu hektar lahan kritis di Pekalongan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar