Pengelola sebar info penutupan Taman Margasatwa Ragunan melalui medsos

Pengelola sebar info penutupan Taman Margasatwa Ragunan melalui medsos

Dokumentasi - Pengunjung mengamati Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) saat berlibur di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Rabu (25/12/2019). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

Informasi ini disebarluaskan melalui media sosial Ragunan
Jakarta (ANTARA) - Pengelola Taman Margasatwa Ragunan menyebarluaskan informasi penutupan sementara waktu untuk antisipasi penyebaran Virus Corona (COVID-19) melalui media sosial (Medsos).

"Informasi ini disebarluaskan melalui media sosial Ragunan," kata Kepala Satuan Pelaksana Promosi Taman Margasatwa Ragunan, Ketut Widarsono, saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Ketut mengatakan Ragunan ditutup sementara dari tanggal 14-30 Maret 2020 sesuai dengan Instruksi Gubernur Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi Corona Virus Diseases COVID-19.

"Sesuai arahan pimpinan Ragunan tutup dari tanggal 14 sampai dengan 30 Maret 2020," kata Ketut.

Baca juga: Ini daftar tempat wisata-hiburan DKI yang ditutup karena COVID-19

Menurut Ketut, selama penutupan sementara, seluruh pegawai Ragunan tetap masuk kerja seperti biasa seperti, hanya petugas tiketing penerima tamu yang dialihkan tugasnya.

Selama ditutup, lanjut Ketut, petugas tiketing yang semula melayani pengunjung diberi tugas membersihkan tempat tugas dan sekitarnya.

"Bagi pegawai yang di kantor, para medis, perawat satwa maupun petugas kebersihan tetap bertugas seperti biasa," kata Ketut.

Total ada 700 karyawan di Taman Margasatwa Ragunan, 30 orang di antaranya adalah petugas tiketing.

Baca juga: Wahana rekreasi Ancol tutup sementara antisipasi COVID-19

Ketut menambahkan, sebelum ditutup sementara, Taman Margasatwa Ragunan masih dikunjungi oleh pengunjung mayoritas wisatawan domestik.

"Sebelum ditutup masih ada kunjungan, datanya belum kita perbaharui, paling besok," kata Ketut.

Instruksi Gubernur DKI Jakarta No.16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Diseae (COVID-19).

Baca juga: Dokter: Pergerakan orang dibatasi cegah penyebaran virus corona

Selain Ragunan, Pemprov DKI menutup destinasi wisata lainnya seperti Kawasan Monas, Ancol, Kawasan Kota Tua, Anjungan DKI di TMII, Taman Ismail Marzuki, PBB Setu Babakan, Rumah Si Pitung, Pulau Onrust, Museum Sejarah Jakarta, Museum Prasasti, Museum MH Thamrin, Museum Seni Rula dan Keramik, Museum Tekst, Museum Wayang, Museum Bahari, Museum Joanv '45.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Hotel di DIY kembali buka, sejumlah protokol kesehatan disiapkan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar