KJRI himbau WNI di Sarawak tetap waspada COVID-19

KJRI himbau WNI di Sarawak tetap waspada COVID-19

Kepala Perwakilan KJRI Kuching, Yonni Triprayitno di ruang kerjanya. (ANTARA/Istimewa)

Pontianak (ANTARA) - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching mengeluarkan imbauan kepada seluruh Warga Negera Indonesia (WNI) yang berada di wilayah Sarawak Malaysia agar tetap waspada COVID-19.

"Memperhatikan perkembangan terakhir kasus merebaknya virus Corona atau COVID-19 dan menyimak pernyataan dan himbauan dari Presiden RI, PM Malaysia serta Ketua Menteri Sarawak dan Gubernur Kalbar tanggal 16 Maret 2020, maka kepada seluruh WNI yang ada di wilayah Sarawak agar dapat menyikapi dan melaksanakan anjuran-anjuran serta arahan-arahan pemerintah dengan baik dan bijak guna kebaikan dan keamanan diri kita semua agar terhindar dari COVID-19," kata Kepala Perwakilan (Kaper) KJRI Kuching, Yonni Triprayitno di Kuching, Selasa.

Baca juga: Luhut kaji aturan karantina 14 hari sebelum masuk Indonesia

Baca juga: Sepulang dari All England, tim Indonesia jalani karantina 14 hari

Baca juga: Venezuela akan karantina seluruh negeri


Ia menjelaskan, Perwakilan KJRI Kuching mulai tanggal 17 Maret 2020 akan membentuk Tim khusus pemantauan dan penanganan kasus Corona di wilayah Sarawak.

"Saya berharap masyarakat khususnya para WNI yang berada di wilayah Sarawak dapat bekerjasama dan saling koordinasi dengan KJRI Kuching," katanya.

Menurut Yonni, kerja sama ini sangat penting khususnya dalam membantu tim ini untuk ikut memantau, menginformasikan dan menangani kasus Corona yang merebak. "Ini bagi Warga Negara Indonesia di wilayah Sarawak," tegasnya.

Kepala KJRI Kuching itu juga mengimbau kepada seluruh WNI di Sarawak untuk tetap menjaga kesehatan, saling berkomunikasi dengan baik dan santun.

"Ini juga yang tak kalah penting yaitu hindarilah informasi-informasi sesat atau hoaks dan segera menghubungi KJRI Kuching dalam hal ini (cq) Tim khusus bila menemukan gejala kasus Corona," katanya.

Yonni juga mengajak seluruh WNI di Sarawak untuk selalu berdoa semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan kesehatan dan perlindungan.

"Semoga Allah SWT memberi perlindungan kepada kita semua, dijauhkan dari segala musibah. Dan saya mendoakan semoga musibah kasus penyebaran wabah Corona ini cepat berlalu, amin," katanya.

Baca juga: Menkes sebut warga yang diobservasi di Sebaru sebagai duta imunitas

Baca juga: "Semangat untuk sehat," moto ABK World Dream selama observasi

Baca juga: Menteri Terawan mengaku bahagia saksikan tiga WNI sembuh COVID-19

Pewarta: Andilala
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Bertambah 153,  pasien sembuh COVID-19 di Indonesia mencapai 5.402 orang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar