Menlu Zarif yakin Iran mampu atasi virus corona di tengah sanksi AS

Menlu Zarif yakin Iran mampu atasi virus corona di tengah sanksi AS

Para anggota tim medis mengenakan masker saat mempersiapkan cairan disinfektan untuk membersihkan tempat-tempat umum di Teheran, Iran (5/3/2020). ANTARA/REUTERS/WANA/Nazanin Tabatabaee/aa. (VIA REUTERS/WANA NEWS AGENCY/WANA NEWS AGENCY)

Dengan sepenuh hati saya berharap hal yang sama untuk semua. Sebagai sesama manusia kita harus mampu mengadopsi pendekatan yang lebih empatik dan lebih bijaksana terhadap satu sama lain serta saling menghormati
Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran  Javad Zarif meyakini Iran mampu mengatasi virus corona yang melanda negeri di tengah sanksi maupun pembatasan yang tidak adil oleh pemerintah Amerika Serikat.

"Nowruz (berarti hari baru di Persia) menandai hari pertama musim semi dan Tahun Baru Persia dihadapkan dengan berbagai tantangan yang bersejarah," ujar Menlu Iran Javad Zarif dalam pesan video yang diterima di Jakarta, Kamis.

Ia mengungkapkan bahwa orang Iran yang mengandalkan ribuan tahun peradaban dan ketahanan nasional yang bersatu akan mengatasi tantangan ini dan muncul sebagai komunitas yang lebih kuat dan lebih berbelas kasih.

"Dengan sepenuh hati saya berharap hal yang sama untuk semua. Sebagai sesama manusia kita harus mampu mengadopsi pendekatan yang lebih empatik dan lebih bijaksana terhadap satu sama lain serta saling menghormati," ujar dia.

Baca juga: Dalam 24 jam, 113 orang di Iran meninggal akibat corona
Baca juga: Iran khawatirkan warganya di penjara AS di tengah wabah corona


Iran saat ini adalah negara yang paling banyak dijatuhi sanksi dalam sejarah dan sanksi itu tidak sejalan dengan keputusan PBB.

"Embargo ekonomi terhadap Iran menghambat semua perdagangan yang sah dan merampas kita dari sumber daya sendiri yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan rakyat termasuk kesehatan dan mata pencaharian mereka," ujar dia.

Bahkan di tengah pandemi ini, kata dia, pemerintah AS telah sepenuhnya menolak untuk menghapus sanksi terhadap Iran.

Akibatnya, Iran tidak mungkin dapat membeli obat-obatan dan peralatan medis.

"Dibutuhkan keberanian dan moral yang nyata, jika kita ingin menjadikan dunia yang lebih baik untuk keluar dari ancaman COVID-19. Sangat penting bahwa kita mengambil kesempatan untuk menempa jalan baru," ujar Menlu Javad Zarif.

Selain itu ia juga mengucapkan selamat kepada semua orang yang merayakan Nowruz.

Nowruz   dirayakan di seluruh dunia oleh berbagai negara, terutama di Afghanistan, Albania, Azerbaijan, Bekas Republik Yugoslavia Makedonia, India, Iran, Kazakhstan, Kirgistan , Tajikistan, Turki dan Turkmenistan.

"Saya berharap semua orang yang merayakan Nowruz memiliki kesehatan yang baik, kebahagiaan dan tahun yang lebih cerah di masa depan," kata dia.

Baca juga: Iran bebaskan sementara 85 ribu tahanan di tengah kekhawatiran corona
Baca juga: Angka kematian akibat corona di Iran naik menjadi 853

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kantor pos salurkan dana BST di Pekanbaru

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar