Jelang perayaan Cheng Beng, Babel perketat pengamanan bandara

Jelang perayaan Cheng Beng, Babel perketat pengamanan bandara

Warga Tiong Hoa sembahyang di Klenteng Pangkalpinang. ANTARA/Aprionis/am.

Kita kawal pintu-pintu masuk ini dengan baik, agar tidak ada wisatawan domestik dan mancanegara yang terjangkit Virus Corona masuk ke Bangka Belitung
Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperketat pengamanan dan pengawasan wabah Virus Corona baru atau COVID-19 di pintu masuk bandara serta pelabuhan, guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona menjelang perayaan Cheng Beng di daerah itu.

"Kita kawal pintu-pintu masuk ini dengan baik, agar tidak ada wisatawan domestik dan mancanegara yang terjangkit Virus Corona masuk ke Bangka Belitung," kata Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Senin.

Ia memastikan perayaan Cheng Beng tahun ini wisatawan dari luar negeri tidak ada lagi berkunjung ke Indonesia, khususnya Bangka Belitung, karena pemerintahnya sudah mengeluarkan larangan untuk berkunjung atau berwisata ke negara lain.

Baca juga: Wisatawan empat negara sembahyang Cheng Beng di Pangkalpinang

Selain itu, Kementerian Luar Negeri juga telah mengeluarkan kebijakan membatasi dengan menunda visa on arrival bagi wisatawan asing untuk berwisata ke Indonesia.

"Saat ini wisatawan dari China, Malaysia, Singapura, dan beberapa negara lainnya tidak akan datang lagi ke Indonesia, karena negara mereka sudah mengeluarkan larangan melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mencegah penyebaran Virus Corona ini," katanya.

Baca juga: Warga keturunan Tionghoa lakukan ritual Cheng Beng

Sementara itu, kata dia, wisatawan dalam negeri untuk merayakan Cheng Beng di Bangka Belitung masih berjalan, karena pemerintah belum mengeluarkan larangan berwisata ke luar daerah.

"Kita tidak bisa meng-lockdown, karena ini atas inisiatif atau kebijakan pemerintah pusat untuk melakukan lockdown," katanya.

Baca juga: Wali Kota Pangkalpinang: Perketat pengawasan bandara dan pelabuhan

Ia mengimbau seluruh tokoh agama dan masyarakat untuk menghentikan sementara kegiatan pengumpulan massa, guna mencegah perluasan wabah COVID-19 di Bangka Belitung.

"Kami berharap masyarakat juga diimbau untuk membatasi kegiatan yang bersifat perkumpulan orang banyak dan dianjurkan untuk melakukan social distancing atau membatasi jarak," katanya.

Baca juga: Pemkab Jayawijaya perketat pemeriksaan di Bandara Wamena, cegah corona

Pewarta: Aprionis
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Warga ikuti tes cepat massal yang diselenggarakan Polda Babel

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar